Korban Banjir Was was, Waspada Penyakit Pasca Banjir

Camat Grogol Bagas Windaryatno menerima bantuan dari PT Air Mancur.

JATENGONLINE, SUKOHARJO – Sejumlah pengungsi korban banjir Sungai Bengawan Solo ke rumah masing-masing, namun mereka masih diminta untuk waspada akan munculnya banjir. Selain itu, masyarakat yang masih disibukkan dengan kerja bakti membersihkan rumahnya dihimbau untuk tetap menjaga kesehatan, mengingat cuaca masih mendung bahkan hujan rintik masih turun di sejumlah tempat.

Pada Jumat siang nampak seluruh lokasi pengungsian sudah kosong, sejumlah warga sudah kembali ke rumah untuk membersihkan air dan lumpur yang masuk ke rumah mereka. Namun, sejumlah warga yang rumahnya belum bersih pada malam hari warga akan kembali menempati tenda atau lokasi yang lebih bersih untuk istorahat.

Salah seorang warga Desa Grogol, Suwarno, mengaku, warga masih berjaga-jaga mengingat kemungkinan adanya banjir susulan.“Kita masih berjaga-jaga jika banjir susulan akan datang. Karena lokasi kita berdekatan dengan Sungai Bengawan Solo dan tidak ada tanggul,” ujar Suwarno warga Bacem, Grogol, Jumat (1/12/2017).

Suwarno mengaku senang saat ada pembagian jamu untuk menolak masuk angin dari PT Air Mancur, ia dan warga lain mengaku sudah merasakan tidak enak badan, akibat cuaca yang belum bersahabat tersebut.

Sementara, Camat Grogol, Bagas Windaryatno, menuturkan sejauh ini para pengungsi yang berada di kecamatan sebagian besar sudah kembali ke rumah masing-masing. Pihaknya sudah mengingatkan kepada warga agar selalu waspada karena cuaca yanh masih ekstrim di wilayah Sukoharjo.

“Pengungsi sudah pulang sejak kemarin. Namun kami sudah ingatkan agar waspada terhadap kemungkinan datangnya banjir susulan. bantuan untuk korban banjir sudah mulai masuk, baik makanan, selimut maupun obat-obatan termasuk dari PT Air Mancur, kami harap bisa untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak sakit pasca bencana banjir kemarin.” tuturnya.

Sebelumnya, akibat hujan intensitas tinggi yang terjadi sejak Selasa (28/11/2017), menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Sukoharjo. Sedikitnya lima kecamatan terdampak banjir luapaan sungai meliputi, Kecamatan Sukoharjo, Mojolaban, Polokarto, Grogol dan Kecamatan Weru.

Banjir luapan Sungai Langsur menggenangi wilayah Dusun Sayegan Kelurahan Sukoharjo dan Dusun Curidan Kelurahan Bulakrejo. Banjir Sungai Samin, menggenangi Dusun Kesongo Desa Tegalmade dan Desa Gadingan Kecamatan Mojolaban Sedangkan banjir Sungai Siluwur menggenangi Desa Ngreco dan Desa Tegalsari Desa Kadokan. (jia)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress