Wakil Ketua MPR RI: Waspada Pendangkalan Nilai Agama !

JATENGONLINE, SUKOHARJO – Indonesia masih digempur arus globalisasi dari luar negeri yang mengancama dari berbagai sektor. Masuknya nilai-nilai dari luar, yang tidak semuanya sesuai dengan nilai-nilai ke Indonesia, menerobos dan bersentuhan dengan masyarakat tanpa bisa difilterisasi.

“Dari dalam negeri, muncul pendangkalan pemahaman nilai-nilai agama, sehingga melahirkan radikalisme. Pada saat yang sama terjadi kesenjangan ekonomi dan pengangguran. Kondisi itu mengakibatkan. kecemburuan, sehingga masyarakat mudah dihasut untuk melakukan tindakan anarkisme.” ungkap Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin ST, MM, saat membuka kegiatan sosialisasi empat pilar MPR di Gedung Sri Rahayu, Mojolaban, Sukoharjo, Kamis (7/12/2017).

Ikut hadir pada acara tersebut anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Endang Srikarti Handayani dan Bowo Sidik Pangarso. Juga Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya, anggota Kosgoro Sukoharjo serta puluhan kaum disabilitas se Soloraya.

Mahyudin juga menyampaikan bahwa Indonesia juga menghadapi meningkatnya isu kedaerahan, serta ancaman perpecahan. Serta lahirnya kelompok-kelompok bersenjata yang ingin memisahkan diri dari NKRI. Padahal, Indonesia terdiri dari banyak suku, bangsa, bahasa, agama dan keyakinannya.

“Sosialisasi Empat Pilar kebangsaanini hanya salah satu upaya untuk mengingatkan masyarakat Indonesia akan persatuan dan kesatuan.” tandas Mahyudin.

Hal senada juga disampaikan Endang Srikarti Handayani, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, yang menaruh harapan pada masyarakat khususnya pemuda untuk menularkan semangat Pancasila. “Kami siap berkeliling mensosialisasikan empat pilar ini ke seluruh segmen masyarakat. agar semua masyarakat memahami pentingnya Pancasila dalam kehidupan Indonesia,” tandas Endang Srikarti.

Pada kesempatan tersebut Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan. “Selain menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan bernegara. Kegiatan ini juga bermanfaat menanamkan rasa cinta tanah air, wawasan kebangsaan, serta memperkuat integrasi bangsa dalam wadah NKRI,” tandas Bupati. (jia)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress