Mohammad Hatta Ajak Berdemokrasi Secara Dewasa

JATENGONLINE, SOLO – Tahun 2018 dan 2019 adalah tahun politik akan digelar pilkada, pileg dan pilpres secara beruntun. Kondisi ini perlu diwaspadai karena berpotensi menimbulkan benih permusuhan dan perpecahan antar anak bangsa hanya karena beda pilihan.

“Banyak terjadi retaknya persahabatan, pertemanan, bahkan persaudaraan hanya karena pilihan berbeda,” ungkap anggota komisi 2 DPR RI, Mohammad Hatta, saat tampil sebagai narasumber sosialisasi undang-undang pemilu, yang digelar KPU Pusat, Rabu (13/12/2017), di Lor in Hotel.

Lebih lanjut, Mohammad Hatta, mengajak semua yang terlibat dalam pesta demokrasi bisa bertindak dewasa dalam berdemokrasi.

“Berdemokrasi secara dewasa adalah berdemokrasi tanpa paksaan dan intimidasi, tanpa kampanye hitam, tidak saling memfitnah, menghormati perbedaan dan pendapat pihak lain. Menang jangan jemawa dan kalah harus legawa,” ajaknya.

Selain, Mohammad Hatta, tampil sebagai pembicara Sekjen KPU Pusat, Arief Rahman Hakim, menyampaikan materi persiapan pelaksanaan penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2018 dan pemilu tahun 2019. Pemateri ketiga, ketua KPU Surakarta, Agus Sulistyo memaparkan problematika pilkada serentak 2018 dan pemilu 2019 (arn)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress