Frontone Airport Hotel Bidik Segmen Pasar Berbeda

Sasar Segmen Airport, Front One Hotel Optimistis 85 Persen Okupansi –  CEO Azana Hotels & Resort, Dicky Sumarsono, saat menunjukkan Azana Travellers Magazine, tentang info hotel yang dikelolanya di seluruh Indonesia

JATENGONLINE, SOLO – Semakin tingginya frekwensi penerbangan melalui bandara Adi Soemarmo Solo, yakni sekitar 30 kali penerbangan atau 3.500 penumpang per hari ditambah beberapa kantor BUMN dan toko di sekitar bandara, Azana Hotels & Resort optimis mampu capai okupansi diatas 85 persen, dengan melakukan Soft Opening Front One Hotel Airport, Selasa (19/12/2017).

“Target pasar yang spesifik, karena tidak ikut berebut di pasar hotel-hotel di kota,” tegas CEO Azana Hotels & Resort.

Azana Hotels & Resort Manajemen sengaja membidik pangsa pasar berbeda dalam menghadapi persaingan bisnis hotel yang semakin ketat. Front One Hotel Airport hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan tempat menginap praktis di dekat bandara.

“Front One Hotel Airport ini adalah hotel ke-35 yang dikelola Azana Hotels di seluruh Indonesia. Jumlah penumpang airport di Indonesia selalu meningkat, terlebih adanya perbaikan fasilitas infrastruktur di bandara.

Sehingga hotel tersebut punya pangsa pasar lebih spesifik seperti corporate, airline passenger, online travel agent, offline travel agent, perusahaan BUMN atau instansi pemerintah sekitar bandara dan wallk in guest.

Meski soft opening dilakukan saat ini, hotel bintang tiga tersebut sudah beroperasi sejak 15 Desember kemarin. Dari total 64 kamar baru dibuka 25 kamar, sedangkan sisanya direncanakan siap pada Februari atau Maret 2018.

“Selama periode soft opening hingga 2 bulan ke depan, tarif kamar dipatok Rp 250 ribu per malam sudah termasuk sarapan,” papar Dicky.

Sudah ramai sejak pertama dibuka, imbuh Dicky, okupansi di 85 persen meskipun belum ada promosi sama sekali, tamu sudah mulai berdatangan.Mereka memilih di sini karena bisa diantar dengan free shuttle ke bandara.

“Kini terjadi pergeseran kebiasaan konsumen. Dari yang memilih hotel di tengah kota beralih ke hotel praktis dekat bandara. Terlebih tersedia fasilitas shuttle gratis menuju bandara.” katanya.

Kini para tamu dari Yogyakarta memilih menginap di Solo sebelum terbang ke kota tujuan. Sebab biaya penerbangan maupun penginapan jauh lebih murah di sini. Daripada dari Solo ke Yogyakarta untuk penerbangan tertentu.

Untuk booking di Front One Aiirport hotel ini bisa melalui aplikasi booking engine Azana Traveller yang bisa diunduh melalui ponsel Android, tentunya dengan tarif yang lebih murah di bandingkan melalui online travel agent seperti Traveloka, Pegipegi, dan Agoda hingga offline travel agent.

“Penjualan antara online dan offline saat ini berimbang,” jelas Dicky.

Hotel yang mengusung konsep Thematic Smart Hotel ini lebih mengedepankan atmosfir musikal. Dilengkapi dua ruang meting, restoran, lobby lounge, airport lounge, hingga The Bizztro Spot Box. Letak yang strategis, yakni berada di Kompleks Adi Soemarmo Galeria Airport No 1 Boyolali mudah dicari dan ditemukan.

Sedangkan tipe kamar yang ditawarkan terdiri atas 55 kamar tipe Superior, 7 kamar hingga grand opening Maret 2018. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *