4 Tahun Lapaan RI Konsisten Pemberantasan Korupsi & Penyelamatan Aset Negara

JATENGONLINE, SOLO – Sedkitnya 700 orang yang tergolong masyarakat kurang mampu di kota Solo dan sekitarnya seperti pemulung, janda tua, penarik gerobak sampah, juru parkir, tukang becak, pengamen, pengemis dan warga tidak mampu lainnya. Tumplek blek memadati pendhapa wisata Joglo Sriwedari Solo.

Kedatangan mereka sengaja di undang oleh Ketua Umum LSM Lapaan RI, BRM. Kusumo Putro, SH. MH. untuk berbagi kebahagiaan atas milad lembaganya yang ke 4 tahun, sekaligus menerima pembagian sembako. Jumat (29/12/2017)

“Mendatangkan masyarakat sebanyak ini bertujuan bahwa Lapaan RI menjalin kebersamaan dan kerukunan dari semua golongan tanpa membedakan siapa mereka dan status sosial mereka, serta untuk berbagi kegembiraan antara Lapaan RI dengan masyarakat yang kurang mampu,” ujar Ketua Umum LSM Lapaan RI.

Selain acara sedekah akhir tahun yang digelar setiap tahun, lanjut Kusumo, bahwa untuk tahun 2017 ini merupakan gelaran yang ke 4 kalinya, selain itu LSM Lapaan RI juga selalu menggelar acara Shodaqoh Ramadhan setiap tahun, dimana dilaksanakan satu minggu menjelang Hari Raya Idhul fitri.

Pada tahun 2017 ini adalah juga gelaran yang ke 4 kalinya kegiatan serupa, dengan membagikan beras kepada masyarakat kurang mampu sebanyak 4200 paket per paket berisi 3 kilogram beras, serta di setiap Hari Raya Idul Adha dimana tahun 2017 ini pun LSM Lapaan RI juga membagikan 10 ekor kambing yang diberikan dua hari menjelang hari raya.

“Saya punya impian setiap menjelang hari raya bisa membagikan 10 ribu paket beras,” lanjut Kusumo.

Karena menurut Ketua Lapaan RI ini, bahwa setiap orang maupun organisasi bisa menjadi orang besar dan menjadi organisasi yang besar tidak lepas dari keberadaan dan jasa orang-orang kecil.

Maka, dalam kegiatan ulang tahun Lapaan RI ke 4 ini, menggelar bakti sosial yang bertajuk sedekah akhir tahun diantaranya selain dengan membagikan 1.100 paket beras per paket 3 kilogram kepada masyarakat kurang mampu dan memberikan bantuan berupa beras dan alat tulis kepada 3 yayasan panti asuhan yaitu panti asuhan pamardiyoga, panti asuhan aisyah dan panti asuhan cemani, selain mengadakan acara makan siang bersama sebagai bentuk rasa syukur.

Di miladnya yang ke 4 tahun LSM Lapaan RI memperoleh kado indah predikat penilaian baik, dan merupakan satu dari sepuluh lembaga swadaya masyarakat yang di nilai baik oleh Kesbangpol Propinsi Jawa Tengah.

Predikat tersebut diperoleh LSM Lapaan RI bukan tanpa alasan, karena dari ratusan pelaporan dengan di sertai bukti akurat atas penyimpangan terkait dugaan korupsi dan penghilangan aset negara yang di lakukan oleh aparatur negara di wilayah Jawa Tengah terungkap banyak atas peran serta Lapaan RI.

“Laporan dilampiri data kongkrit dan akurat, menjadi nilai dan prestasi tersendiri,” papar Kusumo Putro, saat sambutan, di milad ke 4 tahunnya tersebut. Sepak terjang Lapaan RI selama ini tidak hanya di akui oleh masyarakat Jawa Tengah tetapi juga Nasional.

Secara hukum keberadaan lembaga swadaya masyarakat ini tidak hanya di lindungi oleh Undang Undang, tetapi secara konstitusi juga di benarkan keberadaan dan eksistensinya oleh negara sebagai salah satu fungsi kontrol terhadap penyelenggara negara.

“Lapaan RI tetap konsisten memantau, mengkritisi dan melaporkan perorangan maupun instansi yang di duga melakukan penyimpangan anggaran negara,” tegas Kusumo.

Empat tahun sudah LSM Lapaan RI berkiprah di Jawa Tengah sebagai salah satu lembaga yang konsisten menyuarakan isu pemberantasan korupsi dan penyelamatan aset negara.

Selama empat tahun pula kiprahnya sebagai fungsi kontrol, sebagai tujuan mewujudkan Pemerintahan good governance, suatu penyelenggaran managemen pembangunan yang solid dan bertanggungg jawab, sejalan dengan prinsip demokrasi dan efisien, serta menghindarkan kesalahan alokasi dana investasi dan pencegahan korupsi, baik secara politik maupun administrasi.

Bertepatan dengan Milad ke 4 tahun, mendatangkan masyarakat kurang mampu dengan beragam latar belakang ini bertujuan sebagai ajang untuk menjalin kerukunan antar golongan masyarakat di kota Solo, serta bersama sama-sama sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjelang datangnya tahun baru 2018.

“Semoga kita senantiasa di beri kekuatan dan kesehatan, tetap bisa membawa amanah dan kepercayaan ini di tahun-tahun mendatang,” tutup Kusumo. (ian)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress