Erna Targetkan Assalam Syariah Hotel Jadi Bintang 3

JATENGONLINE, SUKOHARJO – Mengelola dan membesarkan sebuah hotel, tentu bukanlah perkara mudah. Terlebih lagi konsen membidik di segmentasi syariah, di kota Solo dan sekitarnya yang sudah dipenuhi oleh begitu banyak hotel, mulai konvensional hingga syariah sendiri, yang fasilitasnya lebih dari pada hotel yang dikelolanya, ini disadari betul oleh Erna Herdina selaku hotel manager Assalaam Syariah Hotel (ASH) Sukoharjo, Solo.

Namun, melalui semangat dan lembut tangan dinginnya, ia mampu membuat nama ASH Solo menjadi salah satu hotel tidak hanya sekadar untuk orang tua wali santri Pondok Pesantren Assalam semata, namun sudah menerima reservasi tamu umum sejak perubahan status dari guest house menjadi hotel.

Wanita kelahiran Solo, 36 tahun yang lalu ini, mulai menangani ASH sejak 1 November 2016. Di bawah kendali Majelis Ekonomi YMPIS berhasil tumbuh dan berkembang.

Berkarir di dunia perhotelan memang sudah menjadi harapan dan cita – citanya. Menempuh pendidikan di UNS, mengawali kariernya di Hotel Agas Solo sebagai receptionist pada tahun 2003 hingga 2006.

Tahun 2006 – 2007 pindah bagian di Finance & Adm. General Manager Hotel Agas Solo. Tahun 2007 – 2008 sebagai Sales & Marketing Secretary Hotel Agas Solo dan tahun 2008 – 2009 sebagai Front Office Division Supervisor Hotel Agas Solo.

Juli 2011 – Januari 2013 sebagai Marketing Property PT.Graha Abadi Santosa, Pebruari – Juli 2013 sebagai Asst. Sales & Marketing Manager Hotel Horison Gambir Anom, Juli – Oktober 2013 sebagai Asst. Public Relation Manager Hotel Horison Gambir Anom.

Pada November 2013 – Juni 2014 sebagai Sales Manager Hotel Aziza Solo by Horison, Juni – Desember 2014 Front Office Coordinator Aziza Syariah Hotel Solo by Horison
dan pada Februari – Oktober 2015 sebagai Executive Assistant Manager Assalaam Syariah Hotel.

Karir Erna, wanita berhijab ini pun terus menanjak hingga ia dipercaya oleh Majelis Ekonomi YMPIS untuk mengelola hotel di bawah bendera Ponpes Assalam. Hingga akhirnya saat ini ia dipercaya untuk menjadi Hotel Manager di Assalaam Syariah Hotel Solo.

Perjalanan panjangnya di industri perhotelan selama lebih satu dekade membuatnya berpengalaman di setiap bagian dan bidang, terutama di bidang food and beverage. Dalam mengelola dan mengontrol operasional hotel pun Erna melakukannya dengan motivasi yang tinggi dan selalu berorientasi pada target.

Sementara target yang sudah dicapainya, yakni menjadikan ASH lebih komersil dan makin dikenal kalangan umum, bukan hanya pada kalangan pondok. Dan target yang belum tercapai dan terlaksana adalah menyetarakan diri menjadi hotel berbintang 3.

Selain mensikapi semakin ketatnya persaingan hotel di Solo dan sekitarnya, dengan terus berupaya menciptakan dinamika pasar baru, mencari titik point untuk selalu berusaha mencari market yang bisa masuk dalam layanannya.

Rahasia suksesnya adalah mendorong pendapatan dan membuat keputusan – keputusan yang efisien dan strategis.

Resolusi 2018 secara pribadi dan selaku Hotel Manager ASH ? adalah semakin mempublishkan hotel syariah yang tetap berada dikoridor dan tidak keluar dari aturan Islam. Bukan hanya mengibarkan nama syariah saja, tetapi meningkatkan layanan seperti hotel konvensional layaknya.

Erna Herdina

Meskipun all out mengelola hotel yang dipercayakan kepadanya, Erna, ibu satu putri ini tetap meluangkan waktu untuk kenikmatan memiliki fulltime dengan putri kecilnya. Adalah sesuatu yang disukainya, selain untuk selalu bisa lebih memahami setiap karakter orang dengan segala penanganan masing-masing, ketika menjadi manager hotel.

Dan menurutnya, sampai saat ini masih tetap enjoy apa yang menjadi tugasnya dengan segala tantangan yang ada, karena melalui dukungan tim dan support semua karyawan yang mempercayakan kepada dirinya ‘pegang kendali’ di ASH.

Melalui, trik market yang dijalankannya baik pasar konven maupun syariah, yakni tetap berada dijalur syariah dan tanpa ragu menghadapi tantangan dengan bermunculannya hotel baru.

Pengembangan sistem pemasaran melalui kerjasama dengan lembaga-lembaga terkait seperti PHRI dan ASITA menjadi fokusnya, disamping meningkatkan citra Assalaam Syariah Hotel, Pondok dan Yayasan melalui kualitas produk dan layanan tamu, restoran dan katering.

“Karena setiap usaha pasti sudah punya market masing – masing,” imbuh Erna.

Menurut Erna, untuk menjadi profesional dan berbakat dalam waktu yang bersamaan adalah hal yang mudah dilakukan selama mempunyai komitmen, kejujuran dan keikhlasan dalam menjalankannya.

“Tidak selamanya proses itu mudah, namun melalui proses yang tidak mudah tersebut akan membawa keberhasilan,” kata Erna menutup perbincangan. (ian)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress