Akhir Pekan, Ajak Keluarga Makan di Luar

JATENGONLINE,  SOLO – Waktu yang banyak dinanti oleh banyak orang, adalah akhir pekan. Setelah tenaga dan pikiran terkuras karena pekerjaan perlu juga ada waktu untuk me’recharge’ kembali semuanya.

Bagi anak-anak akhir pekan jelas waktu yang ditunggu-tunggu. Mereka tidak perlu lagi memikirkan pekerjaan rumah untuk esok hari. Bebas bermain atau menyaksikan acara di televisi.

Akhir pekan, yang dilanjut dengan hari Minggu itu, semua anggota bisa berkumpul bersama. Walau mungkin tidak diungkapkan dengan kata-kata, anak-anak pasti sangat senang sekali mempunyai banyak waktu berinteraksi dengan orang tuanya. Terlebih bagi keluarga dimana Ayah dan Ibu sama-sama mencari nafkah.

Sebagian orang memanfaatkan akhir pekan dengan berlibur. Atau sekedar jalan-jalan ke mall, terutama pada awal bulan selepas terima gaji, huuu.. pastinya saat yang paling ditunggu ! Beberapa orang terutama bapak-bapak akan menghabiskan waktunya dengan menyalurkan hobi mereka bersama teman-teman sekomunitas. Ada banyak contoh yang lain tentunya.

“Satu hal yang menurut saya penting adalah mengajak keluarga makan di luar,” ungkap Fachtriawan, pelaku usaha properti di Solo.

Menurutnya, tidak perlu membayangkan makan di restoran mahal yang terdapat di mall misalnya. Tidak perlu juga mencari ayam goreng tepung khas restoran waralaba yang terkenal. Warung bebek goreng atau bakso dipinggir jalan dekat rumah pun bisa jadi tujuan.

Untuk sarapan ataupun makan siang? bersama keluarga bisa dilakukan di sebuah tempat makan khas Solo. Yakni Dapur Solo Hj. Indrat, bisa modelnya makan prasmanan, maupun piring terbang yaitu mengambil menu pilihan yang sudah dipajang kemudian di hitung di kasir.

Selain tersaji tengkleng khas Solo dan asem-asem iga sapi, sedikitnya ada 30 an jenis masakan khas Jawa tersaji. Ada pecel, ada sambal kacang tolo, krecek, gudeg, teri, ayam bakar dan beragam jenis menu lainnya.

“Mesipun restorannya sederhana, makanan yang tersaji, enak.” tegas Fachtriawan.

Lokasi restoran ini sendiri berada di jalan Slamet Riyadi, Solo. Berada di seberang Pusat Pengembangan Bisnis UNS. Jl. Brigjend Slamet Riyadi, Kerten, Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57139

Banyak keluarga memang selalu mengadakan acara makan di luar baik sabtu atau minggu. Bahkan ada yang sudah menyiapkan pos anggaran untuk kegiatan ini. Sementara keluarga lain tidak menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan.

Baik rutin setiap minggu atau hanya sesekali saja, ada manfaat yang bisa digali dari acara ini. Bagi anak-anak jelas bahwa makan diluar berarti makan enak. Menyantap menu yang berbeda dari yang biasa dimasak ibu atau pembantu mereka.

“Coba saja bagaimana ekspresi anak-anak jika Ayahnya mengajak mereka makan di luar. Pasti mereka sangat excited sekali.” imbuh iwan.

Tidak hanya anak-anak yang akan bersorak kegirangan. Ibu-ibu pun pastinya akan ikut gembira, walau hanya dalam hati saja. Para ibu terlepas dari kewajiban untuk menyiapkan makanan. Walaupun sudah menjadi tugasnya, namun kegiatan masak-memasak bisa menimbulkan kejenuhan. Kadang juga sudah merasa neg dan kenyang ketika melihat hasil masakannya sendiri. Ibu-ibu pun butuh libur juga khan. Jangan dikira mengurus rumah tangga itu tidak melelahkan lho.

Hal positif yang bisa dipetik dari acara makan bersama di luar adalah meramu kembali kebersamaan. Kalau saya boleh meminjam tagline Kompasiana “sharing and connecting”.

Ya, sharing, berbagi pengalaman dan kisah-kisah selama 1 minggu. Connecting, semakin mempererat ikatan bathin satu sama lain antar anggota keluarga. (ian)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress