Panwas: Banyak Data Berubah, Petugas Coklit Harus Jujur dan Teliti !

JATENGONLINE, SUKOHARJO – Hari pertama pelaksanaan coklit (pencocokan dan penelitian) daftar pemilih tetap (DPT) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dari KPU, panitia pengawas pemilu (panwaslu) kabupaten Sukoharjo yang ikut mengawasi menemukan banyak sekali prosestasi perubahan data. Diketahui di Sukoharjo ada 690.356 DPT yang akan di lakukan coklit.

Komisioner Panwaslu Sukoharjo Bidang Hukum, Penindakan dan Pelanggaran, Eko Budiyanto menyampaikan, pihaknya berharap petugas coklit melaksanakan tugasnya dengan teliti dan jujur. Pasalnya ia menemukan di hari pertama pelaksanaan coklit banyak sekali perubahan data.

“Keterlibatan Panwaslu dalam coklit ini merupakan suatu gerakan agar bisa coklit bisa berjalan dengan baik dan benar, menghasilkan DPT yang akurat. Karena kami temukan ada beberapa perubahan data, baik meninggal, pindah, maupun pecah kk. Petugas harus teliti dan jujur agar bisa menghasilkan data akurat,” kata Eko Budiyanto usai mengawasi pelaksanaan Coklit di Bendosari, di kediaman Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Wiwoho, Sabtu (20/1/2018).

Selama ini, tahapan Coklit kerap menjadi akar persoalan DPT hingga ujungnya sampai gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Panwaslu bertindak untuk memastikan setiap warga negara tidak kehilangan hak konstitusionalnya.

“Kami berkewajiban mengawal dan mengawasi dari awal. Selain itu, masyarakat diharapkan ikut aktif untuk memastikan dirinya dicoklit oleh petugas dari KPU (PPDP). Termasuk kalau ada informasi kelalaian mohon segera lapor,” jelasnya.

Panwaslu juga ingin memastikan tahapan coklit berjalan dengan baik, jangan sampai ada NIK ganda. Petugas KPU diminta harus memastikan hal tersebut tidak terjadi.

Pada tahap awal pelaksanaan coklit di Sukoharjo ini, kata Eko, semua anggota Panwaslu dari tingkat Kabupaten hingga tingkat desa serentak turut mengawal dari rumah ke rumah.

Hari ini sesuai jadwal, komisioner KPU Sukoharjo melakukan coklit perdana di sejumlah tokoh Sukoharjo, yakni Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi, Ketua DPRD Sukoharjo Nurjayanto, Sekda Sukoharjo Agus Santosa, Ketua PC NU Sukoharjo Khomsun Nur Arif, Ketua PD Muhammadiyah Sukoharjo Wiwoho dan dalang kenamaan, Ki Warseno Slank di Makamhaji, Kartasura. (jia)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress