Iwan Kobarkan Semangat ‘Cengli’ di Haul ke 4 HM Lukminto

Presdir Sritex Grup Tbk Iwan Lukminto, Bupati Sukoharjo Wadoyo Wijaya dan sejumah tokoh Solo Raya bersama warga peringati empat tahun wafatnya HM Lukminto.

JATENGONLINE,  SUKOHARJO – Ribuan warga Solo Raya menghadiri peringatan empat tahun wafatnya pendiri Sritex Group, HM Lukminto, yang digelar di PT Rayon Utama Makmur (PT RUM) Nguter, Minggu (4/2/2018). Disela acara utama yang diisi dengan pembacaan Yassin dan Tahlil serta tauziah, Iwan Setiawan Lukminto, kembali mengingatkan dan mengobarkan semangat motto hidup ‘cengli’.

“Almarhum HM Lukminto mengajarkan pada kami prinsip hidup, etika dan moral dalam prinsip yang dipegang teguh keluarga. Salah satunya prinsip cengli, yakni bersikap fair, adil dan berkembang. Jadi, tidak merugikan orang lain dan hidup dengan saling menguntungkan,” kata Iwan Setiawan Lukminto, usai acara haul.

Selain itu, sejumlah pegangan hidup yang dianut Iwan dan keluarga besarnya dari sang ayah, rupanya diterapkan juga pada seluruh jajaran karyawan Sritex, yang menjadi salah satu kunci sukses produsen tekstil dan garmen yang sudah melebihi usia emas di tahun ini.

“Prinsip itu jadi pegangan hidup sehari-hari. Kerja keras, peduli lingkungan, empati, menghargai pendidikan, dan pentingnya peran agama kami tuangkan juga untuk seluruh jajaran karyawan Sritex,” imbuhnya.

Atas prinsip itu pula Iwan berharap PT RUM yang merupakan cita-cita almarhum dengan slogan “tanam pohon tumbuh baju” yang dicanangkannya, membuat Sritex menjadi perusahaan mandiri dari hulu sampai hilir. Dimana bias memproduksi sendiri rayon bahan kain tanpa bergantung dari impor lagi.

“Kami mengharapkan dukungan dari segenap masyarakat Sukoharjo untuk mendukung perusahaan ini sebagai peran nyata kami demi ikut membangun bangsa Indonesia serta membantu kesejahteraan masyarakat sekitarnya,” kata Iwan.

Diketahui sehari sebelum peringatan haul HM Lumkinto di area PT RUM, sempat berdar kabar aksi demo pasang poster limbah PT RUM, namun aki tersebut batal. Hanya Nampak beberapa poster dipasang namu tidak ada warga yang beraksi.

Sementara itu, Pramono, presdir PT RUM mengatakan saat ini sudah ada progress dari masalah limbah yang dihadapi PT RUM. “Sudah ada pogres, besuk kita undang rilis dan kita bias bersama sama dengan masyarakat melakukan cek langsung ke lokasi, bagaimana progrs tersebut,” ungkap Pramono. (jia)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress