Instruktur SBC XI Siap Jadikan Ika Paramartha Karnaval Terbaik

Perlihatkan MoU :  Lia Imelda (Ketua YSBC) kiri dan Intan Agustina (instruktur) kanan usai tanda tangani kesepakatan kerjasama di Sekretariat SBC. Selasa (6/3/2018)

JATENGONLINE, SOLO – Untuk mengoptimalkan hasil penyelenggaraan Solo Batik Carnival (SBC) XI tahun 2018 Yayasan SBC Solo melakukan kontrak kerjasama dengan calon instruktur SBC XI.

Setidaknya ada 11 orang yang akan mengampu penyelenggaraan agenda karnaval kota Solo ke 11 kalinya ini yang mengangkat tema Ika Paramartha Satu Indonesia.

Koordinator SBC XI, Ragowo Ade Kurniawan mengatakan, usai penanda tanganan kerja sama ini, selanjutnya mereka secara resmi menjadi instruktur. “Setelah MoU ini, berarti telah sepakat dan berkomitmen untuk menjadikan helatan akbar tahunan di Solo menjadi semakin baik dan selalu dinantikan oleh semua orang,” paparnya usai MoU di sekretariat YSBC. Selasa (6/3/2018)

Selanjutnya para instruktur nantinya mendampingi dalam proses pemberian materi untuk peserta dari awal sampai berakhirnya SBC XI, membantu dan mengarahkan peserta dalam pemilihan kelompok per-defile dan sub-defile, memberi arahan dan ikut membimbing tentang pembuatan kostum SBC XI per defile masing-masing.

Memberikan konsultasi secara aktif cara pembuatan bentuk ataupun model kostum kepada peserta SBC XI, bertanggung jawab atas pelaksanaan awal hingga akhir SBC XI dan bekerja secara team work serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Koordinator Instruktur akan segera menyusun skedule workshop seperti, konsultasi kostum, materi fashion carnival, penggunaan make up, koreo serta pernak–perniknya, mengingat waktu juga bersamaan dengan bulan puasa,” tambah Lia Imelda, Ketua Yayasan SBC.

Selain sejumlah instruktur dan koordinator instruktur SBX XI, penandatanganan kesepakatan kerjasama dengan Yayasan SBC, disaksikan oleh oleh Penasehat YSBC Ir. Susanto Liem dan Pengawas YSBC Ian Prasetyo.

Pada SBC XI nantinya, terdapat sembilan macam defile batik yang bakal di tampilkan pada pagelaran tersebut. Diantaranya Jawa Dwipa (Jawa Tengah), Nagari Minangkabau (Sumatera Barat), Lenggang Batavia (Betawi), Dayak Borneo (Kalimantan Timur), Mappalili Mamiri (Sulawesi Selatan), Janger Dewata (Bali), Sasando Timor (NTT), Tana Sajojo (Papua) dan Ika Paramartha (Defile Dewasa). (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *