Dosen STIES Dorong Pelaku Usaha Rumahan Jadi Enterpreneur

Program Pengabdian Masyarakat memberikan solusi kepada mitra 1 yaitu Arum Snack dengan memberikan alat produksi perajang kacang.

JATENGONLINE, SOLO – Tugas dosen tidak hanya mengajar, tetapi juga harus melakukan penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat. Sebagai salah bentuk pengabdiannya Ida Ayu Kade, S.E., M.M dan Dr. Budi Istiyanto,SE., MM., MH membidik usaha rumahan di wilayah Klaten untuk dibina dan dikembangkan dengan pola dan manejemen yang baik.

Pada program pengabdian tahun 2017 ada 2 usaha rumahan yang dibidik Ida Ayu dan Budi, yang pertama adalah usaha makanan kecil atau snack yakni Arum Snack dan yang kedua usaha online Yasmin Collection.

Kedua usaha rumahan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan karena telah memiliki target pasar yang jelas serta didukung dengan ketersedian bahan baku. Sistem pengelolaan yang sangat sederhana menjadi permasalah utama dari kedua usaha tersebut.

“Melalui program pengabdian ini kami memberikan tips dan trik mengelola usaha rumahan dengan manajemen yang baik. Kemudian pengelolaan keuangan usaha rumahan hingga strategi pemasaran usaha rumahan bisa meningkatkan pangsa pasarnya,” papar Budi.

Arum Snack dengan produk peyek kacang ini, lanjutnya, mempunyai permasalahan pada proses produksinya, karena masih menggunakan alat manual untuk merajang bahan baku sehingga belum bisa memenuhi permintaan pasar dan cara perhitungan biaya produksi yang masih minim.

“Berbeda lagi dengan Yasmin Collection yang selama ini hanya menjual beberapa produk fashion yang dibeli dari distributor, pihaknya menghadapi permasalahan kurang luasnya pemasaran, dan pengelolaan keuangan yang belum memadai,” tambah Ida Ayu.

Maka melalui Program Pengabdian Mayarakat memberikan solusi kepada mitra 1 yaitu Arum Snack dengan memberikan alat produksi perajang kacang. Untuk mitra 2 mereka memberikan pendampingan dalam proses pemasaran agar merambah pangsa pasar yang lebih luas dengan membuat blog dan akun facebook serta melakukan diversifikasi produk dengan menggandeng mitra 1.

“Tidak hanya itu saja, kami melakukan pendampingan untuk tatacara pengelolaan keuangan kepada kedua mitra tersebut,” tegas Budi.

Adapun tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pendapatan pada usaha rumahan yang kini marak dikembangkan para ibu urmah tangga. Sehingga terjadi peningkatan pendapatan mereka, sehingga mendorong peningkatan ekonomi keluarga melalui entrepreneur. (ian)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress