Panwaslu Sukoharjo Temukan Banyak Kejanggalan DPS

 18.724 Pemilih Ganda dan Ribuan Nama Salah Ketik

JATENGONLINE, SUKOHARJO – Panwaslu Kabupaten Sukoharjo menemukan beberapa jenis kasalahan data Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kesalahan data antara lain temuan 18.724 pemilih ganda, 972 tidak cocok entry, 2697 nama atau data tidak lengkap hingga kasus hilangnya huruf ‘b’, ‘k’ dan ‘o’ satu desa.

“Data yang kita terima dari KPU, DPS Kabupaten Sukoharjo berjumlah 657.683, dan setelah dikoreksi Panwaslu menjadi 658.453. Rata-rata kesalahan data adalah adanya data ganda, data yang tidak sesuai hingga adanya salah ketik, dan sudah kita beri rekomendasi untuk segera memperbaiki,” kata Ketua Panwaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto, Senin (28/3/2018).

Dijelaskan lebih rinci oleh Bambang, Panwaslu menemukan ada 18.724 pemilih ganda, 972 pemilih tidak cocok entry seperti meninggal dunia, beda domilisi dan lainnya, 2.697 pemilih tidak memiliki data lengkap seperti nama tidak ada, tempat tanggal lahir atau kota lahir dan lainnya.

Yang unik di desa Paluombo kecamatan Bendosari, semua kata dan nama yang mengandung huruf ‘b’ tidak ada. Dan di desa Singopuran kecamatan Kartasura huruf ‘o’ dan ‘k’ tidak tercetak.

Hal tersebut belum termasuk kasus warga yang masuk DPS namun belum memiliki e-KTP atau Surat Keterangan, data dari KPU menyebutkan 9874. Dan juga pemilih yang sah dan ber hak namun belum tercantum dalam DPS tercatat ada 600 an warga.

Dengan banyaknya kejanggalan dan kasus dalam DPS, Bambang menilai kesalahan terkait profesionalisme Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dalam menjalankan tugas.

“Ini temuan kami minggu kemarin dan semoga minggu ini selesai. Kalau tidak selesai kita akan rekomendasikan tunda pengumuman DPT,” pungkas Bambang. (jia)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress