SMPN 8 Surakarta Siap Jadi Sekolah Rujukan.

JATENGONLINE, SOLO – Rujukan seperti istilah dalam rumah sakit. Dan, sekolah rujukan itu adalah sekolah yang bisa dijadikan contoh bagi sekolah lain, karena selain banyaknya masyarakat yang mengharapkan ke sekolah itu juga karena sekolah tersebut memiliki banyak keunggulannya.

Sekolah rujukan itu sekolah yang bisa digunakan sebagai acuan sekolah lain dalam pengelolaan progam kegiatannya dengan standar tertentu. Kalau dulu namanya RSBI

Kepala SMP Negeri 8 Surakarta Triad Suparman, M.Pd. pada hari Kamis (4/4/2018) menghadiri rapat di SMP Negeri 4 Surakarta, dengan agenda acara rapat konsultasi persiapan sekolah rujukan. Sebagai nara sumber adalah Joko Slameto, rapat dihadiri perwakilan dari SMPN 8, SMPN 4 dan SMPN 9 Surakarta. Penunjukan sekolah rujukan ini, merupakan sekolah yang sudah dianggap unggul dalam beberapa hal.

Seperti diketahui bahwa SMPN 8 Surakarta merupakan sekolah yang sudah mendapatkan juara sekolah adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Tengah dan akan melanjutkan lomba ke tingkat Nasional.

Tak heran memang SMPN 8 Surakarta yang dinakodai oleh Triad Suparman, M.Pd. semakin maju dan berkembang. Terbukti dengan adanya penunjukan dari Direktorat PSMP Kemdikbud Senayan Jakarta yang memberikan angket tertutup tentang kriteria calon SMP Rujukan kepada Kepala SMPN 8 Surakarta.

Persiapan dari sekolah yang dilakukan hanya dua hari ini memang sangat melelahkan. Tetapi tim yang dibentuk oleh Kepala Sekolah yang handal ini membuat semuanya bisa terlaksana dengan baik. “Kerja tim yang bagus dan kompak ini bisa menyelesaikan tugas masing-masing sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan,” kata Sie Publikasi SMP N 8 Ska Dra. Sri Suprapti.

Sementara, verifikasi calon SMP Rujukan ini terdiri atas identitas sekolah, data Kepala Sekolah, Petugas Verifikasi, tempat dan waktu pelaksanaan. Instrumen verifikasi calon SMP Rujukan meliputi komponen pendidikan, kriteria seharusnya ideal, kriteria fakta, skor dan keterangan.

Kriteria tentang Kurikulum yaitu isi dan implementasinya. Mengembangkan kurikulum yang memenuhi SNP (SKL, Isi, Proses, Penilaian) dan telah menerapkan Kurikulum 2013. Pembelajaran tentang perencanaan bahwa semua guru sudah membuat RPP, memanfaatkan sumber belajar yang variatif dan melaksanakan supervisi akademis.

Keunggulan SMPN 8 Surakarta 3 tahun terakhir angka kelulusan mencapai 100% dan juga prestasi akademik sekolah mampu mencapai nilai rerata UN minimal 7,5. Prestasi non akademik meraih juara 1-3 (kurun waktu 3 tahun terakhir) ditingkat kabupaten/ kota, mulai bidang seni, olahraga, ketreampilan, kepramukaan, dan lain-lain.

Dalam bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan bahwa Kepala SMPN 8 Surakarta sudah sangat berpengalaman minimal 2 tahun dan kualifikasi pendidikan S2. Terbukti Kepala Sekolah memiliki kompetensi leadership dan managerial. Guru, 100% S1 dan mengajar 24 jam per minggu. Memiliki guru seluruh mapel lengkap 100% sesuai sertifikat pendidik dan tidak ketinggalan memiliki kemampuan TIK. Sekolah juga sudah mempunyai pengelola laboratorium dan perpustakaan yang bersertifikat.

Lokasi SMPN 8 Surakarta sangat strategis, mudah diakses, memiliki laboratorium mapel dengan alat praktik yang proporsional dan berfungsi sesuai dengan jumlah siswa. Memiliki server yang mendukung SIM sekolah misalnya e-administration.

Ruang Kepala Sekolah dilengkapi dengan sarana komunikasi seperti telepon, fax lengkap dengan internet, komputer dan printer. Ruang Perpustakaan, sesuai dengan standar SNP dilengkapi dengan komputer dan akses internet, memiliki ruang baca khusus yang tidak terpisah dengan ruang koleksi atau utama.

Pengelolaan komponen pendidikan tentang nilai akreditasi sekolah memperoleh nilai A, dengan dapodik yang telah diisi dengan benar, lengkap dan selalu diperbaharui. Di SMPN 8 mempunyai kegiatan penguatan pendidikan karakter yang dapat menumbuhkan sikap religius, nasionalis, integritas, kemandirian, gotong royong, contohnya kegiatan ibadah, pentas seni, bakti sosial.

Sekolah juga memiliki panduan pembinaa kesiswaan seperti kepramukaan (wajib), kerohanian, PMR, Olahraga, Sains, KIR, kesenian. Sekolah juga memiliki dokumen kerjasama atau MOU dengan lembaga lain, misalnya puskesmas, kepolisian, alumni, ulangan bersama dengan sekolah lain yang berbasis TIK.

Partisipasi masyarakat, orang tua, komite sekolah dalam pembiayaan pendidikan dengan prinsip-prinsip MBS. Perencanaan penilaian berbasis TIK (termasuk penyelenggaraan UNBK). Evaluasi di sekolah ini melaksanakan analisis, pengolahan dan pendokumentasian penilaian berbasis TIK. Dan hasilnya dimanfaatkan untuk bahan tindak lanjut.

Sementara petugas Verifikasi Calon Sekolah Rujukan adalah Patsari Widyatati, Dit PSMP Kemdikbud Senayan, Jakarta, yang dilaksanakan pada hari pertama Senin, 2 April 2018 mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB di SMPN 8 Surakarta.

Selanjutnya petugas verifikasi langsung menuju ke SMPN 9 Surakarta. Hari Kedua , Selasa 3 April 2018 petugas verifikasi melangsungkan penilaian ke SMPN 4 Surakarta. Hasil akhir dari Calon Sekolah Rujukan diantara 3 (tiga) sekolah nantinya akan diambil 1 (satu) sekolah yang akan menjadi Sekolah Rujukan.

“Semoga dengan adanya sekolah Rujukan ini akan bisa menjadikan contoh bagi sekolah yang lain,” pungkas Sri Suparti. (*)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress