Strategi Bisnis Baru Perhotelan & Peran Sumber Daya Potensial

Master Hotel Indonesia : Dicky Sumarsono CEO Azana Hotels & Resorts, selalu dekat dan akrab dengan awak media dimana pun berada.

JATENGONLINE, SOLODiscruption digital berpengaruh di industri hospitality. Pergeseran ekonomi dan waktu, terbukti pada Lanscape bisnis hotel di Indonesia, meski demikian diyakini bisnis hotel akan kembali ‘moncer’ di tahun 2018 ini.

Kuncinya adalah melakukan inovasi disruptive di perhotelan, kata Dicky Sumarsono, CEO Azana Hotels and Resorts, dengan menciptakan peluang baru dan cara baru dan menciptakan bisnis model baru sejalan dengan konsep hotel masa depan.

“Praktis akan meningkatkan okupansi, cashflow, semangat pendapatan hotel,” tegas Dicky saat dihubungi. Kamis (5/4/2018)

Untuk sukses menjadi developer property hotel, leisure kenyamanan ekonomi era digital,
menciptakan laba optimal melalui manajemen pendapatan, pasar baru dengan ukuran besar dan berkelanjutan.

Bagaimana membuat konsep, desain dan interior hotel terbaru ? Master Hotel Indonesia dan CEO Azana Hotels and Resort, Dicky Sumarsono, bakal mengupas tuntas tentang ketepatan arah bisnis hotel di tahun 2018, hadir kembali di Surabaya pada Rabu 11 April 2018 “Workshop Revolusi Bisnis Hotel” bersama pengusaha Handy Hartono, Direktur Adikon Arsi Prasada dan Jatmiko, Corporate GM Azana Hotels and Resorts.

Seminar ini merupakan satu-satunya di Indonesia, yang juga merupakan strategi pengembangan bisnis hotel anti mainstream.

“Revolusi Investasi Bisnis Hotel, menjadi sebuah terobosan yang luar biasa untuk keluar dari stag dan mandegnya margin diperhotelan akibat banyaknya hotel yang bermunculan, yang berakibat pada tingginya persaingan,” lanjut Dicky.

Tingkat ketersediaan kamar hotel berlebih, sedangkan tamu menginap tak ada peningkatan secara signifikan, praktis okupansi semakin drop. Bagaimana solusinya?

“Saat ini jaman sudah berubah, keinginan dan kebutuhan kastamer pun ikut berubah jadi pasar perhotelan pun ikut berubah,” papar Penulis Buku Penjual Terbaik “Dahsyatnya Bisnis Hotel di Indonesia” & “Luar Biasa Bisnis Restoran di Indonesia” dihubungi di tengah persiapan seminarnya.

Apabila cara menjual produk hotel tidak berubah, terangnya, maka akan ditinggalkan. Sementara banyak sekali perubahan-perubahan yang terjadi di landscape bisnis dunia perhotelan. “Saya pun melakukan revolusi bisnis hotel,” tegas Dicky

Bahwa dengan adanya perubahan ini cara hotel memberikan kepuasan, cara melayani para pelanggannya serta cara menjual produknya pun harus berubah. Merupakan bentuk revolusi yang harus dilakukan. (ian)

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress