Unisri Penjaringan Calon Rektor dari Internal

Ir. Kharis Triyono, M.Si Ketua Panitia Penjaringan Calon Rektor

JATENGONLINE, SOLO -Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta mulai menjaring calon rektor untuk menggantikan pejabat lama, Prof. Dr. Ir. Kapti Rahayu, yang telah tiga periode menjabat.

Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta akan mengutamakan calon dari internal Unisri.  Alasannya, peringkat Unisri masuk dalam 100 besar perguruan tinggi terbaik tingkat nasional rangking 94, akreditasi institusi B, sudah saatnya Unisri mandiri dalam menentukan rektor.

“SDM kita sudah memenuhi kualifikasi persyaratan menjadi rektor, dan calon internal diperhitungkan sudah mengetahui kondisi secara menyeluruh sehingga tidak memerlukan waktu untuk mempelajari kondisi di Unisri,” kata Ir. Kharis Triyono, M.Si Ketua Panitia Penjaringan Calon Rektor, Senin (16/4/2018).

Tahapan pemilihan rektor Unisri sudah dilakukan sejak 4 April lalu, yakni sosialisasi peraturan No 11/S18/KP/2018 tentang ketentuan dan tata cara penjaringan, penyaringan, pemberian pertimbangan dan pemilihan calon rektor Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Tanggal 11 April rapat senat untuk mengangkat panitia pemilihan rektor.

Tahapan selanjutnya, 13 April hingga 5 Mei, pendataan dosen yang memenuhi kualifikasi dan diserahkan pada pengurus yayasan. Lantas, pengurus yayasan menggelar rapat pleno meneliti dan menetapkan calon rektor, 7-14 Mei.

“Hasilnya, secara resmi senat akan memberitahu kepada bakal calon rektor,” tegasnya.

Para calon rektor akan memaparkan visi misi dan program kerja dalam rapat senat, 4 dan 5 Juni. Dari hasil paparan, senat memberi pertimbangan pada pihak yayasan. Selanjutnya, yayasan menunjuk tim independen profesional untuk melakukan fit and proper tes bagi para calon rektor yang lolos administrasi, 25 Juni hingga 2 Juli 2018.

“Sekitar tanggal 3 hingga 7 Juli, yayasan menetapkan rektor terpilih,” jelasnya.

Menurut Kharis Triyono, seluruh dosen punya hak untuk mencalonkan diri menjadi rektor. Namun sesuai peraturan No 11/S18/KP/2018, calon rektor harus berijazah S3 yang memiliki jabatan minimal lektor kepala, berusia maksimal 4 tahun sebelum pensiun dan minimal masa kerja di Unisri 4 tahun.

“Selain sehat jasmani dan rohani, calon juga belum pernah dijatuhi hukuman pidana yang mempunyai kekuatan hukum tetap,” pungkasnya. (ona)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wordpress Theme
wordpress