Tontonan Terkini ballet Jaka Tarub & 7 Bidadari

Elizabeth Ariani owner Ariani Ballet School

JATENGONLINE, SOLO – Satu lagi helatan pertunjukan dan hiburan untuk menarik wisatawan berkunjung dan menikmati liburannya di kota Solo yakni pagelaran cerita daerah dalam konsep tari ballet. Dimana ballet merupakan salah satu jenis tarian yang berasal dari Eropa yang sangat kental dengan kultur barat akan dikemas dalam akulrutasi budaya Jawa melalui Pagelaran Ballet Jaka Tarub & 7 Bidadari.

Ariani Ballet School, penyelenggara pagelaran tersebut membawa pesan budaya dan kreativitas melalui pementasan tersebut. Dikatakan Elizabeth Ariani selaku pemilik sekolah ballet tersebut, bahwa mencoba menyuguhkan ballet secara utuh kepada masyarakat dengan sentuhan budaya lokal melalui cerita Jaka Tarub & 7 Bidadari.

“Cerita yang sudah sangat dikenal baik oleh masyarakat Indonesia dan Jawa khususnya, dalam kemasan perpaduan budaya barat dan timur. Ketika banyak orang memiliki perspektif bahwa budaya barat sulit digabungkan dikolaborasikan dengan budaya timur, melalui pagelaran ini kami ingin menunjukkan bahwa dalam dunia seni segalanya mungkin untuk disatukan meskipun sifatnya tidak seragam,” tutur Elizabeth Ariani. Sabtu (6/10/2018)

Melalui semangat pemuda dan nasionalisme, pementasan itu mengambil momen bulan Oktober dimana terdapat peringatan Sumpah Pemuda. Selain membawa pesan keberagaman, pagelaran tersebut juga menjadi pemicu seniman lain untuk berkarya secara universal tanpa mengkotak-kotakkan.

Pementasan tersebut akan dibawakan oleh hampir seratus penari ballet berbagai usia baik perempuan maupun laki-laki. Selain itu pemilihan kostum pun juga akan berbeda, lebih berwarna sesuai dengan identitas Nusantara.

Yang menjadi pembeda dalam pementasan tersebut selain mengambil cerita lokal, juga akan diiringi oleh Kythara Orchestra, yakni orkestra yang merupakan sekumpulan pemuda dengan karakter yang berbeda-beda dan disatukan dalam aransemen musik kekinian.

“Sajiannya pun akan berbeda, karena lebih bisa dinikmati oleh masyarakat umum,” ujar Nathan, Founder Kythara Orchestra.

Pagelaran Ballet Jaka Tarub & 7 Bidadari di gelar di Heritage Palace, Gembongan, selain membawa pesan budaya juga sebagai upaya mempromosikan wisata lokal di Solo. Selama 2 jam masyarakat akan di sajikan sebuah hiburan dengan tata panggung dan multi media kekinian tapi tetap memiliki identitas budaya lokal.

“Jadi secara garis besar ini adalah bentuk kreativitas yang diharapkan dapat menggerakkan berbagai elemen masyarakat baik dari sisi seni budaya maupun pariwisata,” pungkas Ariani. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *