SMPN 8 Solo Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional

JATENGONLINE, SOLO – SMPN 8 Surakarta mendapat Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2018 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Piagam penghargaan diterima langsung oleh Kepala SMP Negeri 8 Surakarta Triad Suparman, M.Pd. Jumat, 21 Desember 2018.

Bersamaan itu SMP Negeri 8 Surakarta juga mendapatkan juara 1 tingkat Kota Surakarta Lomba Lingkungan Hidup Berseri Gudep. Untuk diketahui bahwa 5 tahun yang lalu SMP Negeri 8 Surakarta mendapat nilai total akreditasi dengan angka 96.

Penghargaan Sekolah Adiwiyata merupakan wujud apresiasi atas usaha yang telah dilakukan sekolah dalam upaya melaksanakan perlindungan dan pengeloaan lingkungan dalam proses pembelajaran.

Ada 4 komponen yang harus dilaksanakan sekolah agar mendapatkan predikat sebagai sekolah adiwiyata,yaitu Kebijakan Berwawasan Lingkungan, Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan, Kegiatan Lingkungan berbasis Partisipatif, dan Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan. Sejalan dengan visi Sekolah yaitu berprestasi, berwawasan lingkungan berdasarkan iman dan taqwa.

Sekolah dengan guru dan karyawan yang berjumlah 57 orang dan siswa 765anak semua bekerja sama dengan kompak menjaga lingkungan sekolah. Mulai dari dalam kelas, ruangan, halaman dan lingkungan sekitar. Bahkan siswa dengan tidak mempunyai rasa keberatan, setiap harinya secara bergantian membuang sampah dari kelas menuju tempat pembuangan akhir di gerobag yang sudah disediakan oleh sekolah.

Sampah yang ada di sekolah sudah dibedakan antara sampah organik dan anorganik. Dengan pemilahan ini bertujuan untuk dijadikan bahan yang bisa digunakan lagi. Misalnya sampah dari daun2an bisa diolah menjadi pupuk. Sedangkan sampah dari plastik bisa dijadikan bermacam-macam hasil karya antara lain kerikil plastik, vas, bunga dan hiasan dinding yang bisa dilihat langsung di sekolah.

Beberapa waktu yang lalu SMPN 8 Surakarta sudah mendapatkan penghargaan sekolah Adiwiyat tingkat kota dan propinsi masing masing pada tahun 2015 dan 2016. Semua itu merupakan hasil dari kebersamaan semua warga sekolah dalam menjaga lingkungan sekolah.

Program sekolah adiwiyata bisa terlaksana dengan dukungan dari warga sekolah, komite, alumni dan masyarakat sekitar. Berbagai program inovasi diadakan untuk mendukung sekolah adiwiyata ini diantaranya adalah GPS (Gerakan Pungut Sampah), penghijauan, pengurangan penggunaan plastik dan pengelolaan sampah. Memang sekolah sangat memperhatikan kebersihan lingkungan sekaligus menjaga kesehatan.

Penghargaa Adiwiyata ini sangat diharapkan dapat memotivasi warga sekolah untuk mecintai lingkungan sekitar. Sebagaimana yang diharapkan Pembina Adiwiyata Rekyan Pamusthi, S.Pd.  dan Waka Humas Ngatman, S.Pd.

Setelah penghargaan sekolah adiwiyata nasional ini diperoleh SMPN 8 Surakarta harus mempersiapkan diri untuk menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri. Sekolah harus mampu membina minimal 10 sekolah yang ada disekitarnya untuk memperoleh predikat sekolah adiwiyata tingkat kabupaten/kota.

Kepala Sekolah SMPN 8 Solo

Semoga dengan adanya penghargaan adiwiyata ini dapat memicu semangat warga sekolah untuk lebih peduli lingkungan.Perubahan kecil yang dilakukan untuk lingkungan sekitar kita kan berdampak besar bagi kelestarian lingkungan di seluruh dunia. (sri)

 

One thought on “SMPN 8 Solo Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *