Doa Bersama Awali Penerimaan Mahasiswa Baru Unisri

Motivasi dan doa bersama dipimpin, ustadz Yulianto.

JATENGONLINE, SOLO – Mengawali penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020 yang akan dimulai, Rabu (2/1/2019), Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Senin (31/12/2018) bertempat di Ruang Seminar, lantai 3, menggelar doa bersama.

Panitia Doa bersama, Wartoyo, melaporkan telah melakukan beragam strategi untuk menjaring mahasiswa baru, dengan mengunjungi sekolah dan mengikuti expo pendidikan di pulau Jawa, maupun luar jawa diantaranya, Sumatra, Kalimantan, NTT.

Ketua Doa Bersama, Drs. Wartoyo, MPd.

Di samping itu, juga mengenalkan Unisri via web www.unisri.ac.id, dan media sosial seperti instagram, youtube dan facebook.

“Tahun ini target mahasiswa baru bisa meningkat signifikan di atas 1.300 untuk enam fakultas yaitu Ekonomi, Hukum, Fisip, FKIP, Pertanian dan Teknologi Pertanian dan tiga prodi jenjang S2 yaitu Magister Ilmu Hukum, Magister Administrasi Publik dan Magister Manajemen, bisa tercapai,” harapnya.

Wakil Rektor Bidang 3, Dr. Sutoyo, MPd.

Wakil Rektor Bidang 3, Dr. Sutoyo, MP.d, dalam sambutannya, memaparkan kepercayaan masyarakat dan pemerintah terhadap Unisri yang masuk rangking 100 Perguruan Tinggi terbaik versi Dikti, semakin besar. Salah satu indikator penerima bea siswa bidik misi dan bea siswa lain, semakin meningkat.

Untuk itu, Sutoyo, berharap promosi harus dilakukan oleh seluruh civitas akademika Unisri, tanpa terkecuali.

“Kita harus memiliki komitmen yang tingggi dan menjaga kebersamaan untuk mengenalkan Unisri kepada seluruh lapisan masyarakat. Kita harus ambil peran. Sekecil apapun peran kita harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta, Drs. Sularno

Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta, Drs. Sularno, berpesan agar proses pembelajaran dan kegiatan mahasiswa menjadi prioritas utama untuk menumbuhkan soft skill mahasiswa, apapun bentuknya. Serta menjalin komunikasi yang baik dan intensif dengan pihak sekolah.

Kegiatan diakhiri dengan motivasi “Change our mind to be a good person” dan doa bersama dipimpin Ustdz Yulianto, guru agama Islam dari SMAN 2 Surakarta. (arn)
:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *