PMI Solo Susur Kampung Kestalan

JATENGONLINE, SOLO – Program rutin Palang Merah Indonesia (PMI) kota Solo yakni “susur kampung” bertujuan membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan serta obat–obatan secara gratis.

Kegiatan susur kali ini dilakukan di Kestalan, Kecamatan Banjarsari, didatangi tim dokter dan PMI Kota Solo, di bagi 3 kelompok, masing-masing ke RW II, RW IV dan RW VI. Kamis (3/1/2019)

Tri Wuryanto dari PMI Solo menjelaskan, Susur Kampung yang rutin dilakukan tiap Kamis ini juga memberikan pengalaman baru bagi dokter–dokter muda Universitas Sebelas Maret (UNS). Langsung terjun ke masyarakat dapat pengalaman yang luar biasa, ternyata di tengah kota Solo masih ada masyarakat yang tidak terjaring oleh puskesmas maupun petugas kesehatan lainnya.

“Setiap hari kamis susur kampung mencari saudara-saudara kita yang kebetulan sakit dan tidak punya biaya untuk berobat,” kata Tri Wuryanto, ketika di hubungi.

Dari 3 RW di Kelurahan Kestalan tim dokter PMI Solo mengunjungi 20 rumah, dari jumlah yang di kunjungi tersebut ada 12 orang yang sakit, dan langsung diobati, karena selain dokter tim susur kampung dilengkapi dengan perawat dan obat-obatan.

“Dari 12 orang ada yang akan di tindak lanjuti, salah satunya perlu kursi roda, satu lainnya perlu sembako rutin,” imbuh Tri.

Ditambahkannya, bahwa program susur kampung ini telah berjalan cukup lama, karena kegiatan ini masuk dalam program DK atau Dompet Kemanusiaan.

Melalui Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat), dan kader-kader PKK mereka yang menginformasikan tentang kebutuhan kesehatan bagi warga masyarakatnya. “SIBAT dan kader-kader PKK inilah yang menjadi motor penggerak kegiatan kemanusian di kelurahan-kelurahan kota Surakarta,” tegasnya.

Salah satu kader PKK, Ati Sadwo Rini, yang ikut mendampingi tim memberikan kesan yang baik. “Kegiatan PMI Solo ini baik dan bagus, karena membantu kesehatan warga, terlebih kepada mereka yang kurang mampu,” jelasnya.

Sementara itu Susur Kampung masuk dalam program Dompet Kemanusiaan PMI Solo dimana program ini adalah program penghimpunan dana secara sukarela dari masyarakat dan dikembalikan 100% untuk masyarakat yang sedang mengalami masalah kemanusiaan dengan tidak membedakan agama, bangsa, golongan, warna kulit, jenis kelamin, dan bahasa termasuk warga masyarakat yang menjadi korban dampak gejolak sosial.

Program Dompet Kemanusiaan PMI Solo ini juga bertujuan untuk mewujudkan pengabdian kemanusiaan tiada henti, maksudnya ketika bencana terjadi dimanapun untuk menghimpun bantuan kita tidak perlu lagi membuat kepanitiaan-kepanitiaan tetapi cukup menggunakan dompet kemanusiaan PMI Solo yang dananya sudah dihimpun meskipun tidak ada bencana.

Tim Susur Kampung PMI Solo di Kelurahan Kestalan di sambut oleh Suyono selaku Lurah Kestalan, dan kader-kader PKK.

“Kami ucapkan terimakasih kepada PMI Solo, melalui program susur kampung ini, saya berharap masyarakat di kelurahan Kestalan sadar unt” tutur Bapak Hek hidup sehat dengan menjaga selalu kesehatannya,” pungkasnya. (ian)

One Reply to “PMI Solo Susur Kampung Kestalan”

  1. Kegiatan yang langsung bersentuhan dg masyarakat menengah kebawah ini sangat bagus dan perlu dicontoh, bgmn Perguruan Tinggi kepada masyarakat disekelilingnya. Bravo FK-UNS yang telah memberi cintoh nyata dibidang kesehatan. Lanjutkaan….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *