Pleno Yayasan dan Pertimbangan Senat Prof. Dr. Ir. Sutardi, M.App.Sc Ditetapkan Rektor Unisri

JATENGONLINE, SOLO – Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta, dipastikan melantik Prof Dr Ir Sutardi, MAppsc sebagai Rektor Universitas Slamet Riyadi Surakarta Masa Bhakti 2019-2023.

“Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, bahwa Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta telah melaksanakan pemilihan Rektor Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta masa bhakti tahun 2019-2023, melalui beberapa tahapan,” papar Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta, Drs. Sularno, mengawali acara jumpa pers yang digelar di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung A Unisri. Selasa (8/1/2019)

Dilanjutkan Sularno, bahwa pemilihan Rektor Unisri didasarkan Keputusan Pengurus YPT Slamet Riyadi Nomor 11/S.18/KP/2018 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penjaringan, Penyaringan, Pemberian Pertimbangan dan Penetapan Calon Rektor Universitas Slamet Riyadi, tertanggal 26 Maret 2018.

Berdasar ketentuan di atas Yayasan melakukan sosialisasi peraturan, dilanjutkan penjaringan memperoleh 6 (enam) nama. Setelah melakukan penelitian ditetapkan 5 (lima) bakal calon rektor: Dr. Sutoyo, M. Pd, Dr. Sugiyaryo, SH, M.Pd, MH, Dr. Supriyanta, SH, MHum, Dr. Wibowo Murti S, SH. MS, dan Dr. Winarti, Msi.

Tahapan selanjutnya Senat Universitas Slamet Riyadi menyelenggaran Rapat Senat untuk memberi pertimbangan bakal calon dan hasil pertimbangan anggota senat bersifat rahasia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (8) Keputusan Pengurus YPT Slamet Riyadi Nomor 11/S.18/KP/2018 dan diberikan kepada Yayasan sebagai salah satu bahan pertimbangan menentukan calon rektor terpilih.

“Setelah itu Yayasan menunjuk tim independen untuk melakukan fit & proper test terhadap para bakal calon rektor. Tim independen terdiri dari 2 (dua) orang guru besar dari UGM Yogyakarta dan UNNES Semarang. Hasil penilaian tim independen juga bersifat rahasia, diserahkan kepada Yayasan,” imbuh Sularno.

Setelah semua tahapan dilalui Yayasan, mengumumkan Rektor terpilih untuk masa bhakti 2018-2022 yaitu Dr. Winarti, MSi. Pada saat acara pengumuman rektor terpilih berjalan lancar dan tidak ada keberatan dari pihak manapun, sehingga penetapan rektor terpilih, Dr Winarti M.Si sah dan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pada tanggal 2 Agustus 2018, Pengurus yayasan mengundang para Dekan serta semua Dosen yang berijazah S3/Doktor untuk diadakan pengarahan tentang peningkatan kualitas dosen maupun lembaga dalam rangka Revolusi Industri 4.0. Setelah ketua yayasan memberikan arahan dan membuka masukan-masukan timbul beberapa keberatan tentang penetapan rektor terpilih (Dr. Winarti, MSi).

“Rektor terpilih tidak bersedia untuk dilantik, sehingga pada proses pemilihan rektor tahap ini, tidak menghasilkan rektor definif. Dalam kondisi demikian, maka yayasan harus melakukan proses ulang terhadap pengangkatan rektor Unisri,” jelas Sularno lebih lanjut.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan ketentuan pemberhentian dan pengangkatan rektor pada perguruan tinggi negeri yaitu Kemenristekdikti No 19 tahun 2017 yang dalam salah satu pasalnya mengatur dalam hal calon terpilih tidak dapat dilantik karena pelbagai sebab maka proses pengangkatan rektor harus diulang kembali.

Menindaklanjuti hal tersebut, Yayasan kemudian menetapkan keputusan YPT Slamet Riyadi Surakarta Nomor 40/S.18/HK/2018 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penjaringan, Penyaringan, Pemberian Pertimbangan dan Penetapan Rektor Universitas Slamet Riyadi.

Berdasar ketentuan tersebut, Yayasan melakukan penjaringan calon terkumpul 3 nama. Dua nama berasal dari Universitas Sebelas Maret Surakarta sedangkan 1 nama dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Setelah dilakukan komunikasi, atau wawancara maka dari hasil penjaringan dan dilanjutkan penyaringan lolos 1 (satu) nama. Dua nama yang lain tidak lolos disebabkan secara kualitas sangat mendukung akan tetapi dari segi kesibukan maupun waktu, tidak memungkinkan.

Tahapan lanjut dari ketentuan yang ada adalah pemberian pertimbangan yang dilakukan Senat Universitas pada tanggal 3 Januari 2019.

“Berdasar rapat pleno yayasan dan pertimbangan senat maka Prof. Dr. Ir. Sutardi, M.App.Sc ditetapkan dan akan dilantik sebagai rektor besok pagi, Rabu, 9 Januari 2019. Yang rencananya pelantikan akan dihadiri oleh Ketua LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof. Dr. Dwi Yuwono Puji Sugiharto, M.Pd. Kons,” pungkas Sularno

Pelurusan Berita di Media
Melalui kronologi yang disampaikan Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi Surakarta tersebut sekaligus menegaskan dan sebagai pelurusan berita yang dimuat dimedia masa sebelumnya terkait pemilihan rektor Unisri.

“Tidak benar bahwa yayasan tidak konsisten dalam proses pemilihan rektor Unisri. Yayasan selalu menjalankan tahapan-tahapan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Tidak benar bahwa yayasan menetapkan calon di luar calon yang sudah ada, karena. Dr. Winarti, MSi, adalah salah satu dari lima kandidat calon terpilih, dan penetapan sebagai calon terpilih juga sudah melalui mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan,” kata Sularno.

Dan, pernyataan yang mengatasnamakan Forum Silaturahmi Dosen dan Karyawan Unisri, yang menyatakan bahwa Dr. Winarti, MSi, tidak layak menjadi rektor, karena skor nilai hasil seleksi di bawah kandidat lain, adalah pernyataan yang tidak benar.

“Kami tegaskan sekali lagi, pernyataan tersebut tidak benar, karena penetapan rektor terpilih tidak berdasar scoring,” tegasnya.

Dalam rangka proses penyusunan regulasi maupun pelaksanaan pemilihan rektor, yayasan selalu membuka diri menerima saran, masukan maupun kritik dari seluruh komponen baik dari dosen, karyawan, mahasiswa maupun pihak lain termasuk orang tua mahasiswa, baik dalam bentuk kelompok, perorangan atas nama kelompok maupun perorangan secara langsung maupun tidak langsung. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *