Jajanan Pasar Potensial Lebih Profesional

Komunitas Jajanan Pasar Indonesia (JPI) saat bertemu dalam Acara Sarapan Jumat Berkah di Cafedangan Manteb Sumeleh. Jumat (18/1/2019)

JATENGONLINE, SOLO – Tidak dipungkiri kalau pasar tradisional, bukan saja mejadi tempat berbelanja, namun juga kerap jadi ‘jujugan’ untuk tujuan berwisata kuliner daerah, di Solo saja ada puluhan pasar tradisional yang masih menyajikan makanan tradisional.

Dan, agar jajanan pasar tradisional seperti gethuk, onde-onde, kue lemper, dan lain-lainnya tetap lestari dan menjadi potensi lokal perlu adanya wadah para pemilik usaha atau founder untuk bersatu memperjuangkan lokal wisdom ini.

Komunitas Jajanan Pasar Indonesia (JPI) yang digagas para founder pun diharapkan mampu mendongkrak dan menyetarakan kuliner khas Solo khususnya dan Indonesia umumnya sejajar dengan produk asing.

Merekapun berencana menggelar berbagai kegiatan dan event untuk memperkenalkan kue-kue jajanan pasar asli Indonesia kepada masyarakat luas pada umumnya dan anak-anak pada khususnya.

Sehingga kedepan mampu menginspirasi masyarakat Indonesia untuk “familiar” jajanan asli Indonesia. Selain sebagai industri kreatif dengan membidik pangsa pasar wisatawan.

“Dalam Komunitas ini berbagai ide inspiratif dan inovasi dari berbagai founder untuk melestarikan kue-kue tradisional asli dari Indonesia,” terang Wahyu Haryanto, selaku Penasehat Komunitas Jajanan Pasar Indonesia (JPI), di Cafedangan Manteb Sumeleh acara Sarapan Jumat Berkah. Jumat (18/1/2019)

Pada kesempatan tersebut, komunitas mendatangkan perbankan, untuk mendapatkan informasi mengakses pemodalan secara optimal demi kemajuan usaha yang dijalankan. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *