Empuknya Usaha Service Jok Sepeda Motor

Satria, salah satu pelaku usaha jasa service jok di jalan Raya Telukan Sukoharjo, saat mengerjakan pesanan pelanggan. Selasa (12/2/2019)

JATENGONLINE, SUKOHARJO – Jasa servis dan ganti jok sepeda motor di kota Solo dan sekitarnya hingga saat ini masih menjadi bisnis yang menjanjikan di kalangan masyarakat. maka tak heran banyak bermunculan jasa servis dan ganti jok sepeda motor di Solo maupun daerah yang melingkupinya seperti Sukoharjo ini.

Satria, adik dari Yudi pemilik servis dan jok sepeda motor di jalan Raya Telukan, Selasa (12/2/2019) mengaku, omzet yang dihasilkannya setiap tahun relatif stabil.

“Alhamdulillah, walaupun tidak ada peningkatan yang signifikan, namun omzet yang kita capai setiap tahunnya relatif stabil. Hal ini karena banyaknya jasa servis dan penggantian jok sepeda motor,” ujarnya.

Dia mengatakan harga jok dipatok mulai Rp 45 ribu hingga Rp 100 ribu, tergantung kualitas dan joknya.

“Biasanya masyarakat yang datang untuk menggantikan jok kebanyakan memilih jenis jok yang standar (warna hitam), karena modelnya simpel dan harganya murah,” katanya.

Dikatakannya lagi, walaupun persaingan bisnis ini cukup ketat, namun Satria tetap optimis usahanya ini tetap menjanjikan.

“Dalam sehari konsumen yang datang untuk menggantikan joknya ada empat hingga enam orang. Omzet sendiri dalam per bulan dapat mencapai Rp 3 juta,” katanya.

Tidak hanya puas dengan penghasilan yang diperolehnya, meskipun saat ini hanya sebatas membantu kakaknya, Satria bercita-cita mengembangkan usahanya, membuka otlek service jok atas prakarsa sendiri.


Satria, salah satu pelaku usaha jasa service jok di jalan Raya Telukan Sukoharjo, saat mengerjakan pesanan pelanggan. Selasa (12/2/2019)

Selain modal yang kini mulai di tabungnya, Satria pun menambah kemampuannya dalam bidang ketrampilan tidak hanya jok sepeda motor namun juga jok mobil, untuk bekal membuka usaha mandirinya ke depan.

Ketika disinggung di tempat yang menurut Satria potensi untuk mengembangkan usaha jasa ini, dikatakannya kalau untuk Sukoharjo dan sekitarnya sudah demikian padat, berencana untuk membuka di Solo bagian barat.

Satria optimis usaha yang digelutinya akan membuahkan hasil, bukan tanpa alasan, karena ketrampilan yang dimilikinya, sudah ia pelajari dan tekuni semasa sekolah SMK dulu, menimba ilmu ke pakdenya, yang juga pelaku usaha service jok di Jalan Kyai Mojo Solo, membantu kakaknya sejak lepas SMK.

Meskipun basic pendidikannya otomotif namun keinginan mengembangkan usaha turun-temurun ini yang rencananya akan terus dikembangkan.

Satria muda pun, masih memiliki tekad untuk meneruskan pendidikannya hingga ke jenjang yang lebih tinggi, kuliah dan bergelar sarjana.

“Insyaallah bekerja sambil meneruskan kuliah,” tukasnya, dengan sorot mata yang berbinar dan penuh harapan. Semoga ! Karena hidup yang tidak dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *