SHS Perkuat The Biggest Syariah Hotel in Indonesia

JATENGONLINE, SOLOSyariah Hotel Solo (SHS) optimis menjadi pelopor dan panutan dalam perkembangan bisnis hotel syariah, baik di kota Surakarta maupun Indonesia, memasuki milad ke 5 nya.

Public Relations Syariah Hotel Solo, Adil Erdita Ayu Marta, pengukuhan diri tersebut dapat tercermin dari beragam prestasi yang telah diraih oleh manajemen setahun terakhir ini, baik di tingkat internal maupun eksternal perusahaan.

“Syariah Hotel Solo telah meraih sejumlah prestasi yang membanggakan,” katanya.

Seperti memenangkan Solo Best Brand Index (SBBI) dan Excellent Brand Award Kategori Hotel Syariah 2018, Certificate of Excellent dari Tripadvisor sebagai pelaku bisnis yang mendapat komentar positif selama satu tahun serta mendapatkan penghargaan dari HotelsCombined dalam kategori Customer Statisfication Worldwide yakni kepuasaan konsumen kelas dunia.

Selain berprestasi, menurut Adil, SHS juga telah membuktikan diri sebagai hotel syariah yang selalu berkomitmen menjaga kehalalan di setiap pelayanan kepada tamu. Hal ini dibuktikan dengan telah didapatkannya dua sertifikat bergengsi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Yakni Sertifikat Syariah Hilal 2 di sisi pelayanan tamu oleh DSN MUI Pusat, hal ini semakin mengukuhkan Syariah Hotel Solo sebagai hotel syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia yang telah mendapatkan Sertifikat Syariah.

Selain itu, adapula Sertifikat Jaminan Halal di sisi pengolalan makanan dan minuman oleh LPPOM MUI Jawa Tengah, yang menjadikan restoran Syariah Hotel Solo (Al Kautsar Restaurant) sebagai restoran pertama di Jawa Tengah yang mendapatkan sertifikat halal.

Adapun rangkaian kegiatan milad Ke-5, SHS menyelenggarakan berbagai kegiatan bersifat sosial, digelar dari tanggal 8-9 Maret 2019.

“Pra event Milad ini kami sajikan secara sederhana. Namun diharapkan tetap memberikan manfaat positif bagi lingkungan internal maupun eksternal hotel”, paparnya.

Dijelaskan, pra event Milad ke-5 Syariah Hotel Solo dimulai pada tanggal 8 Maret 2019 dengan memberikan bantuan kepada 10 Musholla disekitar hotel berupa infaq, perlengkapan sholat dan peralatan kebersihan. Lalu, dilanjutkan dengan membersihkan masjid Paromosumo yang merupakan masjid Kagungan Dalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang digunakan sebagai tempat ibadah bagi para abdi dalem dan kerabat keraton yang tinggal di dalam lingkungan tembok istana.

Tanggal 9 Maret 2019, kegiatan dilanjutkan dengan donor darah yang tidak hanya diikuti oleh karyawan hotel tetapi juga masyarakat umum. Jumlah pendaftar pada aksi donor darah kali ini mencapai 40 pendonor, bahkan pihak manajemen hotel mewajibkan setiap departemen untuk mengirimkan perwakilannya. Kegiatan donor darah ini memang bertujuan untuk memperingati milad ke-5 Syariah Hotel Solo, tetapi tujuan utamanya agar kita dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah.

“Seluruh kegiatan pra hingga puncak acara ini kami gelar secara sederhana, dengan mengambil tema “Munajat Lillahi Ta’ala” diharapkan di usia ke 5 ini, manajemen Syariah Hotel Solo lebih giat dalam berusaha memberikan pelayanan kepada tamu dengan berikhtiar baik, namun tetap memasrahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT. Selain itu, kegiatan pra milad berupa membagikan bantuan sosial merupakan wujud rasa syukur kami atas eksistensi Syariah Hotel Solo di tengah semakin ketatnya industri perhotelan di kota Surakarta,” pungkasnya. (ian)

Solo Paragon Lifestyle Mall Variasi Tema Pameran
Tarik Kunjungan, Soparmal Perkuat di Varian Pameran

JATENGONLINE, LINTAS1, SOLO – Konsep menarik dilakukan oleh Solo Paragon Lifestyle Mall, dengan sesering mungkin mengadakan pameran dan event yang bertujuan untuk memberikan variasi kepada pengunjung, menikmati atrium lifestyle mal tersebut, mulai pameran perumahan, perbankan, otomotif dan kuliner.

“Manajemen sengaja menggelar beragam pameran, sebagai variasi agar pengunjung tetap berbelanja dan menikmati saat hang out di Solo Paragon mal,” papar Veronica Lahji, Marcomm Manager. Sabtu (9/3/2019)

Tidak hanya menikmati tenant-tenant yang sudah ada tapi juga menikmati produk-produk baru yang memang seasonal, pameran biasanya 3-10 hari. Adanya variasi tersebut membuat lebih banyak pengunjung yang datang membeli produk atau menikmati pameran yang sedang berlangsung.

“Tematik kuliner masih menduduki peringkat pertama,” tegas Vero.

Kemudian otomotif menduduki peringkat kedua, selain perumahan. Segmen perumahan menengah ke atas dengan spend money lebih, banyak sekali perumahan terlebih apartemen, bahkan dari Bali pun ingin membuka pameran di sini.

Menurut Vero, event kuliner menyedot pengunjung meningkat hingga 200-300 persen. Sedangkan untuk otomotif dan juga properti terlihat sedikit landai, tapi mendatangkan potential buyer.

“Kedepan kita akan adakan consumer expo dari salah satu bank yang nantinya memang lebih menyasar ke multi produk seperti jewelery, tour & travel, elektronik dan perumahan juga. Jadi tidak monoton, kita berikan nuansa berbeda, itu yang lebih penting,” pungkas Vero. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *