Tren Penyaluran Pinjaman Akseleran di Jawa Tengah Terus Meningkat

JATENGONLINE, SOLO – Perusahaan startup fintech berbasis peer-to-peer lending (P2P Lending) Akseleran semakin memperkuat dominasinya di Jawa Tengah.

Semetara itu, tercatat hingga akhir Februari 2019 berhasil menyalurkan total pinjaman hampir sebesar Rp20 miliar, atau naik 300% dibandingkan pencapaian per Oktober 2018 yang mencapai sebesar Rp6 miliar.

Head of Public & Government Relation Akseleran, Rimba Laut menyampaikan, bahwa Jawa Tengah termasuk tiga besar provinsi di seluruh Indonesia yang memiliki kontribusi terbanyak di Akseleran dalam penyaluran pinjaman untuk usaha-usaha produktif. Dimana, turut memberikan dampak terhadap rata-rata pertumbuhan penyaluran pinjaman Akseleran secara nasional sebesar 15%-20% setiap bulannya.

“Kota Solo memberikan kontribusi yang positif di Jawa Tengah, khususnya untuk para pemberi pinjaman (lender) dimana total nilai investasi dari kota ini telah mencapai hampir sebesar Rp1 miliar,” papar Rimba, saat press conference, belum lama ini.

Kami berharap dari Solo, lanjut Rimba, nilai investasinya dapat naik dua hingga tiga kali lipat pada tahun 2019 sehingga dapat terus mendorong pertumbuhan bisnis Akseleran baik di Jawa Tengah maupun secara nasional.

Akseleran sebagai layanan P2P Lending yang sudah resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Semakin menambah tingkat kepercayaan masyarakat dalam menggunakan Akseleran baik dari sisi peminjaman oleh para pelaku usaha yang membutuhkan tambahan modal usaha maupun dari sisi pemberi pinjaman oleh perorangan atau instansi yang memiliki dana lebih untuk mendukung pertumbuhan UKM.

“Hingga akhir tahun 2018, kami menyalurkan total pinjaman sebesar Rp210 miliar, atau 105% dari yang ditargetkan sebesar Rp200 miliar. Dengan grafik yang terus meningkat, kami pun optimistis dapat menyalurkan total pinjaman secara kumulatif pada tahun ini sebesar Rp1,4 triliun kepada lebih dari 2 ribu pinjaman dan meraih sebanyak 100 ribu hingga 120 ribu pemberi pinjaman yang berasal dari seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Kemudahan akses diberikan oleh Akseleran menjadi faktor penunjang terus bertumbuhnya bisnis Akseleran. Tidak hanya melalui website www.akseleran.com, namun masyarakat sudah dapat mengakses melalui aplikasi mobile baik dari Play Store untuk pengguna Android maupun dari App Store untuk pengguna iOS.

“Sejak resmi meluncurkan aplikasi mobile per Oktober 2018 hingga Februari 2019, jumlah pengguna Akseleran dari aplikasi terus bertambah hingga sudah mencapai lebih dari 150 ribu. Di akhir tahun ini, kami targetkan jumlah pengguna dari aplikasi terus naik mencapai lebih dari 200 ribu. Saat ini, kontribusi pengguna Akseleran dari aplikasi sudah mencapai 80% dibandingkan dari website 20%,” ujarnya.

Dan tak kalah menariknya, Rimba mengungkapkan, hingga akhir kuartal pertama tahun 2019 Akseleran menargetkan dapat memperoleh pendanaan Seri A senilai US$7,5 juta. “Juli 2018, kami sudah closing Pra-Seri A senilai US$1,85 juta, dan saat ini kami memasuki pendanaan Seri A senilai US$ 7,5 juta. Sekarang kami sudah mendapatkan US$2,5 juta yang berasal dari lokal maupun asing, dan tinggal memperoleh US$5 juta lagi untuk memperoleh pendanaan Seri A,” pungkas Rimba. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *