Investasi Properti Luar Negeri, Sangat Menjanjikan

JATENGONLINE, SOLO – Dua perusahaan agen pemasaran properti, Galaxy Property dan Raywhite Platinum Group bersinergi menggelar pameran roadshow di beberapa daerah Jogja, Solo, Semarang.

Pameran ini rencananya menggandeng ERA Irea Property, ketika di kota Solo, karena portofolio perusahaan tersebut yang sudah puluhan tahun melintang di industri ini, menampilkan produk properti dari pengembang yang ada di luar negeri.

Seperti Australia, Malaysia, Singapura, Jepang, Thailand, Filipina, Dubai, Cyprus, Malta, Spanyol dan Inggris.

“Kurun waktu lima tahun terakhir, kami menjual produk properti luar negeri ke pasar konsumen Indonesia. Ternyata peminatnya lumayan bagus. Hal ini yang mendasari kami menggelar roadshow ini,” kata Henry Nugroho, Principal Galaxy Property.

Di tambahkan Henry, kegiatan ini tercetus dari ide Bambang Budiono, Principal dari Raywhite Satelit, selanjutnya di Solo, pameran yang akan dibuka Minggu (28/4/2019), di Novotel hotel ini menggandeng Susanto Principal ERA Irea Property.

Pameran produk properti luar negeri, tambah Henry, sudah digelarnya sejak tahun 2017 dan respon pasar di kala itu cukup positif. Dalam dua tahun terakhir, kedua perusahaan ini sudah menjual produk properti luar negeri diatas 78 unit.

Tahun ini, imbuh Henry, tercatat ada 200 unit properti di luar negeri yang konsumennya adalah WNI. Dari seluruh konsumen dari properti yang dijual oleh dua perusahaan pemasar ini, rata-rata per tahunnya ada 10 persen adalah produk luar negeri.

Meski 10 persen, nilainya cukup signifikan. Terlebih produk properti yang dibeli diharga mulai dari harga Rp 1,5 miliar hingga Rp 66 miliar. Ada tiga alasan dari konsumen WNI yang melakukan pembelian properti di luar negeri.

“Pertama, karena anak-anaknya sedang sekolah atau akan sekolah di negeri tersebut. Kedua, mereka berencana menghabiskan masa tua di negeri tersebut. Ketiga, sebagai deversifikasi invetasi di luar negeri,” papar Henry.

Pameran yang digelar terbuka ini, tidak hanya membidik pembeli, namun juga bentuk edukasi ke konsumen, tentang menariknya invetasi produk di luar negeri.

Dan selama pameran, developer maupun agen pemasar dari luar negeri, juga memberikan penawaran dan promo yang menarik. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *