Prodi Akuntansi STIE Wijaya Mulya Raih Akreditasi “B”

JATENGONLINE, SOLO – Kekuatan dari Tridharma Perguruan Tinggi tercermin pada penilaian Akreditasi Program Studi. STIE Wijaya Mulya (WIMA) Surakarta telah melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi – pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sejak tahun 2000. Program Studi Akuntansi STIE WIMA Surakarta berhasil memperoleh Akreditasi “B”.

Kualitas program studi STIE WIMA Surakarta ditunjukkan dengan nilai Akreditasi yang merupakan penilaian resmi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hasil akreditasi ditandai dengan nilai B dan berlaku selama 5 tahun.

“Untuk mencapai itu, perlu komitmen yang kuat dari semua pihak di kampus termasuk kurikulum, fasilitas, proses belajar, lulusan, dan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi,” kata Dr. Sri Isfantin Puji Lestari, S.E., M.M selaku Ketua STIE WIMA Surakarta.

Perguruan Tinggi, lanjut Isfantin, sebagai penyelenggara pendidikan tinggi telah berkiprah dalam memberikan pendidikan dan pengajaran untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki ilmu, ketrampilan, dan keahlian di bidangnya.

Penilaian akreditasi program studi didasarkan pada 7 (tujuh) standar, diantaranya visi, misi, tujuan dan sasaran, strategi pencapaian, tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjamin mutu dari Badan Akreditasi Nasional.

Mahasiswa dan lulusan, dilihat dari kuesioner yang diisi oleh lulusan, indeks prestasi dan perekrutan siswa. Sumber Daya Manusia seperti: rasio jumlah dosen, kualifikasi dosen dan pengembangan dosen. Kurikulum, proses pembelajaran, dan suasana akademik.
Pendanaan, fasilitas, dan sistem informasi. Penelitian (jurnal dan tulisan-tulisan ilmiah), pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama.

“Semua ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan proses pembelajaran. Oleh karena itu, jelas dalam memilih Perguruan Tinggi dan Program Studi yang akan diambil, para calon mahasiswa perlu mengetahui kampus yang memiliki kredibilitas baik. STIE WIMA Surakarta bisa menjadi pilihan untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” pungkas Isfantin. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *