Larangan Bolos Sekolah, Upacara SMPN 8 Solo Diikuti Peserta Luar Daerah

JATENGONLINE, SOLO – Walaupun 1 Juni 2019 merupakan tanggal merah, tetapi semua PNS wajib masuk dan harus mengikuti upacara pada peringatan hari Kelahiran Pancasila. Tidak ketinggalan SMP Negeri 8 Surakarta yang berada di bawah pimpinan Triad Suparman, M.Pd. juga melaksanakan upacara.

Bertempat di halaman sekolah dengan peserta upacara semua peserta didik kelas VII dan VIII beserta guru dan karyawan, upacara dimulai tepat pada pukul 07.00 WIB.

Untuk kali ini upacara ada pemandangan yang berbeda, karena kedatangan 2 orang peserta baru. Banyak peserta didik bahkan guru yang bertanya-tanya, dikira ada guru baru. Ternyata peserta baru itu merupakan ASN dari Palangkaraya dan Jawa Barat. Djoko Purnomo Adi Saputro merupakan ASN dari BIG (Badan Informasi Geospasial) Bogor, Cibinong, Jawa Barat. Sedangkan yang satunya atas nama Dra. Suparmi berasal dari Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUD dan Dikmas) Kalimantan Tengah.

Mereka mengikuti upacara di tempat yang berbeda dengan alasan selain wajib, karena dengan jujur mereka mengatakan bahwa pembelian tiket mudik sudah berlangsung lama. Jadi tidak bisa diubah ke lain hari lagi. Pilihan jatuh ke sekolah ini kebetulan kakaknya bekerja di SMP Negeri 8 Surakarta, itu alasan Djoko yang asli dari Kemlayan Solo. Sedangkan Parmi yang kelahiran asli dari Sragen ini beralasan karena mempunyai teman kuliah kebetulan menjadi guru, jadi sekaligus reuni kecil-kecilan. Dan lebih menyenangkan hati, menurut Parmi bahwa walaupun baru pertama kali masuk di lingkungan SMP Negeri 8 Surakarta, sudah bisa menilai bahwa sekolah ini nyaman, enak dan sejuk sekali. Bahkan disampaikan juga bahwa warga sekolah ini ramah-ramah, menyenangkan, terbukti saling sapa, menyampaikan salam bahkan senyumnya sangat mengesankan. Banyak guru yang penasaran dengan kedatangannya, jadi banyak juga yang menanyakan langsung alias berkenalan.

Peserta upacara yang baru merasa sangat senang sekali. Jadi mereka sangat beruntung bisa mengikuti upacara di SMP Negeri 8 Surakarta dan beruntung pula mereka dapat mengikuti upacara bendera di Kantor Instansi Pemerintah sesuai keberadaan pejabat / pegawai. Upacara yang dilakukan pada pukul 07.00 WIB, tetapi mereka sudah datang lebih awal dari peserta yang lain. Bahkan ada salah satu guru yang biasanya datang paling awalpun masih kalah dengan kedatangan peserta baru.

Perlu diketahui bahwa sebagai syarat mengikuti upacara di tempat yang berbeda yaitu wajib mengirimkan bukti telah mengikuti upacara bendera kepada atasan langsung, berupa foto diri mengikuti upacara . Apabila ada pejabat / pegawai yang tidak mengikuti upacara bendera, maka akan dikenakan pemotongan tunjangan kinerja sesuai dengan peraturan yang ada. Selain ada bukti foto juga ada formulir kehadiran pelaksanaan Upacara Bendera memperingati hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2019.

Upacara peringatan untuk kali ini sebagai Pembina Upacara adalah Ch. Endah Setyowati, S.Pd. Untuk petugas upacara dari OSIS. Sambutan yang disampaikan oleh Pembina Upacara adalah membacakan sambutan dari Kepala BPIP ( Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia ). Pada intinya Pancasila mampu menyatukan kita semua sebagai satu bangsa dan hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila sebagai dasar Negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para “pendiri bangsa” merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia. Walaupun kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, kita akui bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai Negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila.

Harapan dalam merayakan hari kelahiran Pancasila ini adalah perdebatan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak perlu diperdebatkan lagi. Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus. Dengan merayakan hari kelahiran Pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.

Upacara hari kelahiran Pancasila berakhir pada pukul 08.00 WIB. Khusus untuk peringatan hari ini, tidak ada kegiatan belajar mengajar, sehingga peserta didik dan peserta upacara yang lain bisa langsung pulang ke rumah masing-masing. Semoga Pancasila terus menerus memberikan harapan untuk masa depan, khususnya dalam merealisasi visi dan misi bangsa Indonesia. Indonesia untuk kita semua dan Pancasila adalah rumah kita semua.

Dilaporkan Oleh : Sri Suprapti, Sie Publikasi SMP Negeri 8 Surakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: