Pengembangan Produk Emping Melinjo Ibu Sonirah Bersama STIE Surakarta

JATENGONLINE, KLATEN – Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) emping melinjo milik Ibu Sonirah di desa Manjungan, Ngawen, Klaten berproduksi dengan mengandalkan 2 orang anaknya yang menyandang keterbatasan.

Proses produksi yang masih tradisional dan pemasaran yang terbatas menjadi kendala UMKM ini. Sehingga proses pembuatan produk emping melinjo yang hanya memiliki dua macam rasa ini juga menjadi sangat terbatas di pasar makanan kecil yang sekarang banyak aneka rasa untuk menarik konsumen.

Hal ini yang membuat tim pengabdian masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE)Surakarta yang dikoordinasi oleh Hestin Mutmainah, S.E., M.M. yang bekerjasama sama dalam kegiatan hibah dengan Kemenristek Dikti tahun anggaran 2019.

mesin press emping melinjo

Pembuatan mesin press emping melinjo yang disesuaikan dengan kebutuhan Ibu Sonirah agar dapat lebih produktif. dan pendampingan dalam pembuatan kemasan dengan aneka rasa untuk hasil produksi juga dilakukan dalam program kegiatan ini.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dari awal tahun sampai dengan akhir tahun 2019 ini tujuannya agar ada UMKM emping melinjo Ibu Sonirah dapat produktif meskipun juga harus menjaga kedua anaknya yaang difabel sehingga pendapatannya meningkat.

Dalam hal pengabdian ini STIE Surakarta memiliki kontribusi pada program pemerintah pengembangan masyarakat melalui UMKM dengan teknologi tepat guna. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *