Hindari Aklamasi Tim Sukses Caketum Hipmi Solo ‘Barjuang’ All Out

JATENGONLINE, SOLO – Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Surakarta. Menetapkan peserta pemilihan Calon Ketua Umum (Caketum) periode 2019-2022 setelah melalui pengundian nomor urut.

Antok Boni Trisnanto mendapat nomor urut 1, sedangkan Guruh Adi Novianto mendapatkan nomor urut 2, karena memang yang mendaftar selama masa pendaftaran, hanya dua orang peserta. Pengundian nomor urut Caketum, Senin (2/9/2019) di Kantor BPC HIPMI Solo, Jl. Bhayangkara No. 57, Baron, Laweyan, Solo.

Menurut Ketua Umum HIPMI periode 2016-2019, Syamsul Hadi menjelaskan, Muscab ke VIII mendatang akan dilaksanakan pada tanggal 21 September 2019 di Harris Hotel Solo.

“Usai pengundian nomor, selanjutnya memasuki masa kampanye hingga 10 September setelah itu akan ada debat kandidat, masa tenang, baru di Muscab, ” terang Syamsul Hadi.

Rangkaian Muscab sendiri nanti akan ada seminar dan rapat, diantaranya rapat pertanggungjawaban pengurus periode 2016-2019 dan pemilihan Ketua Umum untuk periode 2019-2022.

Disampaikannya, saat ini anggota HIPMI yang punya hak suara mencapai 276, namun yang terverifikasi 174 orang anggota. Sedangkan hampir 100 orang anggota yang tidak bisa dikontak adalah mereka yang mendaftar di periode tahun 2010-2012.

Meski begitu, pihaknya menyebut masih ada kemungkinan bertambahnya pemilih seiring berakhirnya masa kampanye. Nantinya, sebanyak 270-an undangan akan dibagi sehingga tidak hanya anggota HIPMI yang hadir, melainkan dari asosiasi lain, Forkominda, sponsor, dan lainnya.

Disinggung mengenai sistim pemilihan yang akan digunakan, diterangkan Syamsul Hadi, bahwa sistimnya nanti 1 orang 1 suara sesuai aturan di BPC HIPMI.

“Mengingat kedua caketum cukup serius mempersiapkan kemenangan, kecil kemungkinannya akan terjadi aklamasi.” imbuhnya

Melalui penyelenggaraan Muscab VIII BPC HIPMI Solo ini, pungkas Syamsul Hadi, terpilih ketua umum yang dapat membawa HIPMI lebih baik lagi, dalam menyebarluaskan semangat kewirausahaan di masyarakat serta meningkatkan jumlah wirausahawan di Solo. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *