Warga Ancam Tutup Paksa Akses Jalan Menuju Penambangan Desa Sempu, Andong Boyolali

JATENGONLINE, BOYOLALI — Penambangan berdalih perataan bukit di Desa Sempu, Kecamatan Andong, Boyolali, dinilai sejumlah warga desa tersebut, membahayakan pengguna jalan. Selain berdebu, jalan yang dilalui dump truck menjadi rusak.

Ketika kembali ditemui, Warga desa setempat dengan tegas akan menutup
kembali akses menuju area penambangan tersebut, karena pengelola
tempat pengambilan material tersebut tidak menepati janji, sebagaimana
yang di sepakati.

Pada Kamis (12/9/2019), Pengelola menggunakan ekskavator untuk
meruntuhkan tebing. Tidak hanya itu, menurut penuturan warga,
pengerukan tebing itu justru berbahaya dan memicu longsor mengingat
kondisi tanah menjadi sangat labil.

Pengendara motor pun harus ekstra hati-hati melewati area tersebut.
Jalur kampung alternatif hanya bisa dilalui sepeda motor. Mobil hanya
satu dua saja.

Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas penambangan di Desa Sempu
sudah dimulai sejak tahun lalu. Pengelola penambangan sudah
berkali-kali diperingatkan oleh warga sempat menghentikan aktivitas di
Sempu karena, tidak menepati kesepakatan yang telah di buat, selalu
mundur, bahkan disinyalir ada indikasi tidak mau membayar kesepakatan
yang dilakukan, pengerukan berpotensi memicu tanah longsor dan
berbahaya bagi pengguna jalan.

Pengelola galian, melalui karyawannya dilapangan yang tidak mau
disebutkan namanya mengatakan, tidak mengetahui perihal kesepakatan
dengan warga, karena sebagai tenaga hanya melaksanakan perintah. “Saya
hanya menjalankan tugas, diminta kerja ya kerja, berhenti ya
berhenti,” terangnya.

Seperti penemuan sebelumnya, bahwa penambangan galian yang berada di
Desa Sempu, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali dalam Minggu ini
terlihat beraktivitas kembali setelah sebelumnya di hentikan oleh
warga setempat. (jos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *