USB Luluskan 695 Wisudawan Periode II 2019

JATENGONLINE, SOLO – Sebanyak 695 lulusan Universitas Setia Budi (USB) di wisuda pada kegiatan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Magister, Sarjana dan Diploma USB Periode II tahun 2019.

“Jumlah tersebut terdiri dari 360 wisudawan dari jalur pendidikan akademik dan 335 wisudawan dari jalur pendidikan vokasi,” kata Wakil Rektor I Universitas Setia Budi Surakarta, Dr. Dra. Peni Pujiastuti, M.Si., saat membacakan Laporan Wisuda pada Selasa (15/10/2019) di Gedung Graha Saba Buana Surakarta

Sementara itu, Rektor USB, Dr. Ir. Djoni Tarigan, MBA., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa berdasarkan pemeringkatan Perguruan Tinggi oleh Kemenristekdikti Tahun 2018, USB menduduki peringkat 245 dari 2.194 Perguruan Tinggi se-Indonesia. Berdasarkan uniRankTM dalam laman www.4icu.com, Universitas Setia Budi menempati peringkat 261 dari 572 perguruan tinggi top di Indonesia di tahun 2019.

“Sedangkan berdasarkan Webometrics Ranking of World Universities, Universitas Setia Budi menempati peringkat 349 dari 2.440 perguruan tinggi di Indonesia,” tegas Djoni.

Dalam beberapa waktu ini mahasiswa USB berhasil memperoleh prestasi yang cukup membanggakan, baik di bidang akademik maupun non akademik, baik di tingkat nasional maupun internasional. Di tingkat nasional sebanyak 13 tim mahasiswa mendapat hibah dengan total dana Rp 80,575,000 melalui Program Kreativitas Mahasiswa tahun 2019 dari Kemristekdikti, yang terdiri dari 3 tim bidang Kewirausahaan dan 10 tim bidang Penelitian.

Selain itu pada Program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) tim mahasiswa USB juga berhasil didanai Rp 10.000.000 dari Kemristekdikti. Sementara di tingkat internasional Mahasiswa S1 Farmasi mengikuti Student Exchange Programme ke Sohag, Mesir. Selain itu satu orang Mahasiswa Fakultas Farmasi USB juga menjadi Finalis dalam kegiatan World Invention Competition and Exhibition 2019 (WICE) 2019 di Malaysia

“Saat ini di Indonesia, era industri 4.0 sudah diterapkan dan sangat terasa pengaruhnya di masyarakat. Meskipun dalam Revolusi Industri 4.0 banyak hal yang dapat diotomatisasi, namun masih ada soft skill manusia yang dikenal dengan social intelegence yang tetap perlu diperhatikan,” ungkap Rektor.

Ditegaskannya, bagaimanapun juga kemampuan tersebut tidak akan pernah tergantikan oleh mesin. Oleh karena itu, para wisudawan dihimbau untuk tetap mempertahankan dan menambah kemampuan social intelegence yang dimiliki.

Dalam wisuda periode II USB Tahun 2019 ini, terdapat 286 wisudawan yang dinyatakan cumlaude. Sementara beberapa nama tercatat sebagai lulusan terbaik baik dari jalur pendidikan akademik maupun vokasi diantaranya Teguh Setiawan Wibowo (Prodi S2 Ilmu Farmasi) dengan IPK 3,90, Yunni Wulandari (Prodi S1 Manajemen) dengan IPK 3,97, Diah Mukti Cahyaningtyas (Prodi D-IV Analis Kesehatan) dengan IPK 3,83, dan Ermawati Nurmushoimah Maghfiroh (Prodi D-III Analis Kimia) dengan IPK 4,00. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *