AMA Solo Satukan Mindset ! Training Umum Bersama Louis Sastrawijaya

Presiden Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA Indonesia) Chapter Solo Susanto Liem , saat memberikan sambutan di salah satu kampus di Solo beberapa waktu lalu.

JATENGONLINE, SOLO – Presiden Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA Indonesia) Chapter Solo Susanto Liem berkomitmen untuk meneruskan serta mengoptimalkan program kerjanya, setelah sebelumnya stagnan, dalam mengembangkan organisasi.

“Selain menggelar seminar, AMA Solo juga akan terus melanjutkan kerja sama dengan berbagai institusi terkait,” terang Susanto Liem, di temui di kantornya. Sabtu (2/11/2019).

AMA Indonesia Chapter Solo menyelenggarakan training untuk umum, dengan menghadirkan Trainer Ulung Louis Sastrawijaya, yang telah berpengalaman bisa merubah mindset tim, supaya lebih tergerak dan semangat untuk mencapai target perusahaan.

Menurut Susanto, kedepan selain menjalankan konsistensi seminar-seminar, juga berencana menyelenggarakan acara workshop dan visit industry untuk meningkatkan eksistensi.

“Untuk meningkatkan soliditas, AMA Solo membuka kesempatan bagi akademisi, profesi untuk bergabung menjadi member, kami juga bisa memasukan dosen, konsultan manejemen dan juga motivator,” ujar Santo. Saat ini jumlah keanggotaan AMA diseluruh Indonesia sekitar tiga ribuan orang.

Sementara itu, motivator ulung, Louis Sastrawijaya menyampaikan, jika dalam bekerja, setiap orang kerap kali dihinggapi rasa malas atau jenuh yang mengakibatkan terbengkalainya sebuah pekerjaan. Untuk menghadapi kondisi seperti ini, satu hal penting yang perlu diusahakan adalah menumbuhkan passion dalam bekerja.

“Seorang pekerja atau karyawan yang memiliki passion akan tekun, ulet, dan selalu mencari celah untuk mendulang hasil kerja terbaik tanpa dibebani pikiran mengenai dampak finansial. Banyak diakui bahwa kesuksesan sebuah organisasi atau perusahaan sangat dipengaruhi oleh passion,” jelasnya.

Louis menyebut passion sendiri adalah gairah atau semangat yang dimiliki seseorang dalam melakukan suatu aktivitas pekerjaan tanpa berpikir keuntungan finansial yang akan dihasilkan.

“Hal yang dapat menumbuhkan passion dalam bekerja. Pertama, have fun and enjoy, yaitu memandang asyik dan seru segala kejadian yang mungkin dianggap kebanyakan orang sebagai rintangan. Hal ini membuat seseorang menikmati pekerjaannya sehingga pada titik tertentu ia merasa seakan tidak bekerja. Kelelahan mungkin hanya dirasa secara fisik, tapi tidak secara mental,” pungkas Louis.

Motivator yang juga penulis buku motivasi ini mengungkapkan kebutuhan untuk terus berkembang membuat seseorang tidak pernah puas dengan apa yang didapat, tetapi tetap mensyukuri. Hal tersebut menuntutnya untuk terus belajar dan berjuang demi raihan prestasi kerja yang gemilang.

Tim Penjualan Anda, sedang tidak antusias, lesu atau kurang semangat dalam mengejar targer penjualan ?? Segera daftar dan harga khusus untuk pembelian diatas 5 tiket… (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!