Petit Boutique Hotel & Gedung Djoeang 45 Eropa Kecil di Jantung Kota Solo

JATENGONLINE, SOLO – Saat ini kota Solo merupakan salah satu kota yang sangat menyita perhatian publik. Bukan hanya karena wisata kulinernya yang menonjol, tapi juga karena sarat dengan tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi.

Namun, banyak destinasi wisata baru yang akhirnya menjadi viral karena kekinian dan menjadi magnet bagi para millennial.

Kamar di Petit Boutique Hotel Solo

Petit Boutique Hotel sebagai pendatang baru di industri pariwisata kota Solo merasa yakin mendapat momentum yang sangat tepat. Dengan konsep perpaduan Jawa dan Eropa, Petit Hotel sangat banyak menyita perhatian publik.

“Function Hall & Outdoor Area yang terletak di Gedung Djoeang 45 adalah salah satu alasan mengapa Petit Hotel yakin akan dapat merebut hati kaum millennial saat ini,” ungkap Wening Damayanti, General Manager Petit Boutique Hotel & Gedung Djoeang 45 Solo. Senin (18/11/2019)

Gedung Djoeang 45 merupakan gedung bersejarah peninggalan Belanda yang sudah dibangun sejak tahun 1880. Pemanfaatan Gedung Djoeang 45 ini sangatlah tepat, karena selain dapat menjaga bangunan cagar budaya ini dengan melakukan perawatan yang terbaik, juga bisa memperkenalkan bangunan bersejarah ini untuk dapat dikunjungi oleh lebih banyak orang dan bermanfaat bagi masyarakat.

Gedung Djoeang 45 Solo arsitektur bergaya Eropa

“Petit Boutique Hotel memiliki 50 kamar, berada di titik nol kota Solo,” tambah Wening.

Tepat teretak di jantung kota Solo, di tengah pusat perbelanjaan. Lokasinya yang sangat strategis tentu saja membuat hotel ini sangat diperhitungkan. Berbagai ornamen di dalamnya membuat tamu seolah-olah sedang berada di dimensi yang lain. Interior mewah ala Eropa akan langsung menyambut tamu yang datang mulai dari loby hingga masuk ke dalam kamar.

Luasan kamar yang tidak terlalu besar, namun tetap membuat tamu merasa nyaman tinggal di dalamnya. Terdapat 5 tipe kamar di Petit Hotel, yang kesemuanya terbagi antara view yang menghadap ke pusat perbelanjaan, dan view kearah Gedung Djoeang.

Dengan harga yang sangat bersahabat, mulai Rp. 300.000, nett tamu yang menginap dapat menikmati suasana yang sangat nyaman, berselfie di tempat yang instagramable serta berwisata belanja ataupun kuliner di sekitar hotel, tanpa harus repot-repot mengeluarkan biaya transportasi karena semua area bisa dijangkau hanya dengan berjalan kaki.

Gedung Djoeang 45 Solo selalu Ramai dikunjungi masyarakat

“Kami berharap Petit Boutique Hotel dan Gedung Djoeang 45 Solo mampu menjadi daya tarik wisata tersendiri dan menjadi aset kota Solo yang berkontribusi banyak terhadap industri pariwisata di Surakarta,” pungkas Wening.

Saat ini Gedung Djoeang dibuka untuk umum, pada hari Kamis–Minggu dari pukul 17.00 – 22.00 wib. Masyarakat dari berbagai kalangan diperbolehkan secara bebas datang dan bersantai di area ini, asalkan menjaga ketertiban serta kebersihan selama berkunjung. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *