AREBI: Broker Wajib Miliki SIU-P4 dan Lolos Razia Perusahaan Broker Properti

JATENGONLINE, JAKARTA – Perhelatan akbar The Biggest AREBI Real Estate Summit 2019 yang digelar Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) berlangung sukses. Sekitar 800 broker properti memadati Raffles Hotel Jakarta, Kamis (21/11/ 2019)

Ketua Umum DPP AREBI Lukas Bong mengatakan, AREBI akan terus meningkatkan jumlah anggota dengan membuat banyak kegiatan yang memberi manfaat bagi anggota sehingga AREBI semakin dikenal eksistensinya.

Selain itu jumlah broker properti bersertifikat dan perusahaan broker properti legal yang memiliki Surat Izin Usaha Perantara Perdagangan Properti (SIU-P4) juga akan terus ditingkatkan.

“Agar broker properti Indonesia semakin profesional dan mampu bersaing di era perdagangan bebas. Jumlah DPD dan DPC AREBI juga akan terus ditambah dan diperhatikan,” terangnya.

AREBI juga akan semakin meningkatkan hubungan dengan pemerintah dan meminta agar pemerintah lebih mendukung industri broker properti dengan menerapkan aturan individu broker properti harus memiliki sertifikat profesi.

“Saat ini pemerintah baru mewajibkan perusahaan broker properti memiliki SIU-P4 dan telah melakukan razia perusahaan broker properti di beberapa daerah,” imbuhnya

Ke depan pemerintah harus lebih mendukung broker properti, lanjut Lukas, dan lebih tegas yakni melakukan razia perusahaan broker properti dan individu broker properti harus memiliki sertifikat. Ini telah dilakukan di beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Di usianya yang ke-27, sampai November 2019, AREBI telah memiliki 14 DPD yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kepri Riau, Bali, Sulawesi dan Kalimantan. “Sampai akhir tahun rencananya akan dibentuk 2 DPD AREBI lagi,” ungkap Lukas Bong. Sementara kantor broker yang telah menjadi anggota AREBI sebanyak 1.245 perusahaan.

Selama periode 2002 sampai 18 November 2019, AREBI telah melakukan training dengan jumlah peserta sebanyak 4.240 orang. Sedangkan peserta sertifikasi uji kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Broker Properti Indonesia (BPI) dari tahun 2016 hingga 2019 sebanyak 1.836 peserta. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *