BeUJek ‘Tantang’ Gojek dan Grab, Driver Difasilitasi Asuransi

BeUJek Resmi Mengaspal di Jateng&DIY: Co Founder BeUJek Eka Maulana, menyerahkan Surat Keputusan kepada Purwanto Yudhonegoro selaku Dewan Pengawas BeUJek Jawa Tengah dan DIY, di Pipas Bar Lorin Solo Hotel. Minggu (5/1/2020)

JATENGONLINE, SOLO – ‘Empuk’ nya bisnis ride hailing yang kini merebak di tanah air, menjadi salah satu bisnis menggiurkan dan punya potensi cukup besar. Setelah hadirnya Grab dan Gojek, satu lagi pemain aplikasi transportasi online berbadan hukum koperasi dibawah naungan Koperasi BeU Abadi Nusantara yakni BeUJek.

Eka Maulana Penggagas aplikasi BeU Jek menyatakan, jika aplikasi ini akan di launching pada pertengahan bulan Januari 2020, sebelumnya ratusan armada bergabung melakukan sosialisasi di Hotel Desa Wisata, Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (5/10/2019) lalu.

Purwanto Yudhonegoro saat memberikan sambutan usai menerima SK BeUJek Jateng &DIY

“BeU Jek berbeda dengan aplikasi ojol sebelumnya, kita dibawah naungan koperasi bukan perusahaan sehingga driver otomatis menjadi anggota koperasi,” ujar Co-Founder Beu Jek Eka Maulana, saat penyerahan Surat Keputusan BeU Jek Jawa Tengah dan DIY, di Lorin Solo Hotel. Minggu (5/1/2020)

Sebagai penantang baru aplikasi berjaket hijau, BeU Jek yang identitasnya berjaket ungu ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan aplikasinya lainnya.

Kelebihan lain para driver BeU Jek, imbuh Eka, akan mendapatkan ansurasi jiwa sebesar, asurasi kecelakann dan lebih dari itu driver BeU Jek akan medapatkan sembako, selain oli gratis setiap bulannya.

Driver juga bisa mendapat penghasilan lebih dari koperasi, di mana setiap bulan dan akhir tahun koperasi mendapatkan sisa hasil usaha. Karena driver masuk sebagai salah seorang anggota pemilik koperasinya.

BeUJek siap mengaspal di 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah

Namun, kata Eka Maulana, ada persyaratan bagi calon driver yang ingin bergabung.

Calon driver harus memiliki kendaraan dengan minimal tahun 2011, ponsel Android minimal spesifikasi RAM 2GB dan memori 16GB, serta berusia minimal 18 tahun dan maksimal 50 tahun. Mereka juga harus menyerahkan foto terbaru berukuran 4 x 6 2 lembar, memiliki KTP yang masih berlaku, SIM C, serta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Selanjutnya, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli dan legalisir yang terbaru, memiliki Kartu Keluarga (KK) asli dan fotokopi, memiliki Surat Keterangan Sehat, dan memiliki tabungan bank pemerintah yang ditunjuk koperasi.

Kemudian, calon driver juga harus menyetor iuran Rp 250 ribu yang dapat dicicil Rp 10 ribu per hari selama 25 hari di bulan pertama, serta simpanan wajib Rp 30 ribu per bulan yang juga dapat dicicil. Lalu, wajib membeli helm, jaket, dan atribut lain senilai Rp 425 ribu yang dapat dicicil Rp 10.625 per hari selama 40 hari di bulan kedua. Selain itu, ada sinergi hak usaha yang perlu dibayarkan sebesar Rp 30 ribu per hari.

Setelah mendaftar, driver akan menerima bonus saldo perdana dalam aplikasi sebesar Rp 50 ribu, serta jaminan asuransi kecelakaan dan kehilangan. Berminat? (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *