BPJS Kesehatan MoU Dengan RSUD Bung Karno Tingkatkan Pelayanan

JATENGONLINE, SOLO – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Surakarta, BPJS Kesehatan Cabang Surakarta menjalin kerja sama dengan RSUD Bung Karno, Senin (20/1/2020). Setelah melalui berbagai proses kredensialing yang telah dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Surakarta bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Surakarta, RSUD Bung Karno dinyatakan memenuhi syarat kegiatan pelayanan kesehatan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Bimantoro mengatakan, adanya kerja sama yang telah terjalin saat ini, beberapa komitmen yang telah disepakati dalam perjanjian kerja sama wajib dipatuhi oleh kedua belah pihak.

“Beberapa komitmen yang diatur, diantaranya rumah sakit harus melayani peserta JKN-KIS sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tidak melakukan pungutan biaya tambahan di luar ketentuan dan komitmen lainnya yang mendukung Program JKN-KIS sesuai ketentuan perundang-undangan,” katanya.

November lalu, BPJS Kesehatan bersama Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) selaku wadah pemersatu organisasi perumahsakitan di Indonesia menyatakan komitmen bersama terhadap peningkatan kualitas pelayanan. Ketiga komitmen yang telah disepakati tersebut adalah sistem antrian elektronik, informasi display tempat tidur dan simplifikasi pelayanan bagi pasien JKN-KIS khususnya cuci darah atau hemodialisis.

“Tiga komitmen ini juga selanjutnya akan diterapkan di RSUD Bung Karno, kami apresiasi atas komitmen dari managemen tersebut. Harapannya, dengan bertambahnya rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di Kota Surakarta, seluruh masyarakat dapat mengakses dan memanfaatkan seluruh fasilitas kesehatan apalagi Kota Surakarta ini satu-satunya kota di wilayah Cabang Surakarta yang telah mencapai Universal Health Coverage yakni lebih dari 95 persen penduduk Kota Surakarta menjadi peserta JKN-KIS,” tambahnya.

Capaian kepesertaan Kota Surakarta per Desember 2019 mencapai 95,005 persen artinya 543.958 jiwa penduduk Kota Surakarta terdaftar Program JKN-KIS dari total penduduk 572.560 jiwa. Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di Kota Surakarta yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan sebanyak 16 dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebanyak 80. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *