Rengginang, Panganan ‘nDeso’ Eksis di Era Digital

Produk Cemal Cemil bisa di pesan melalui Shopee, Go Food dan Toko Pedia

JATENGONLINE, SOLO – Satu panganan kampung yang tetap eksis dan bertahan dari jaman ke jaman adalah Rengginang. Panganan ini tetap eksis di tengah kemunculan ratusan jajanan baru dan persaingan bisnis.

Berbagai hidangan kuliner dengan cita rasa yang nikmat dan lezat mudah didapati di setiap pelosok daerah. Salah satu ragam kuliner yang lezat itu adalah Rengginang.

Rengginang merupakan makanan ringan atau camilan sejenis dengan kerupuk. Rengginang sebagai jajanan lawasan telah menjadi legenda karena sudah dikenal dan populer dari dulu. Rasanya yang enak, gurih dan renyah, membuat Rengginang mempunyai banyak penggemar dari generasi ke generasi

Yang menarik, selain eksistensi Rengginang yang tidak tergoyahkan sejak puluhan tahun lalu, pelaku usahanya pun mampu bertahan dari di tengah persaingan bisnis kekinian dan gelombang ekonomi makro.

Belum ada kesimpulan muasal Rengginang dan penemunya. Namun bisa dipastikan, Rangginang ini ada hampir di semua daerah di Pulau Jawa. Satu dari ribuan pelaku usaha jajanan ini adalah Cemal Cemil Solo.

Rangginang Mantap kemasan Cemal Cemil Solo ini dipasarkan melalui dua cara, selain berjualan di pasar tradisional dan untuk pesanan pelanggannya. Cemal Cemil Solo pun memberikan kemudahan kepada pelanggannya melalui aplikasi. Selain Go Food Cemal Cemil Solo membuka gerainya di Shopee dan Tokopedia. Sementara untuk pemesanan, biasanya untuk memenuhi kebutuhan reseller dan permintaan warga.

Seperti yang lainnya, Pedagang rengginang pun ada masa keemasan atau panen. Biasanya, menjelang Ramadan sampai selepas Idul Fitri menjadi masa panen. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, menyiapkan beberapa macam varian dan rasa.

Rangginang kemasan Cemal Cemil Solo ini didominasi permintaan rasa original atau gurih yang mayoritas permintaan pasar, kemudian rasa terasi, rasa bawang dan manis. Mempertahankan pelanggan lebih banyak mengutamakan rasa dan kualitas produk.

Rengginang Simbol Persatuan
Di balik gurih dan renyahnya rasa rengginang, tersimpan arti di dalamnya! Rengginang adalah salah satu camilan renyah yang biasa dijumpai di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Camilan renyah ini saat digigit ini mempunyai sensasi rasa tersendiri.

Apalagi kalau disantap di sore hari bersama secangkir teh hangat. Ataupun sembari ngopi. O iya, di balik rasanya yang gurih dan renyah, rengginang menyimpan arti tersendiri, loh!

Rengginang Kuliner nDeso
Siapa yang pernah mencicipi renyahnya rengginang? Yup, camilan ini disering dianggap sebagai kuliner dari nDeso atau kampung, karena hanya terbuat dari nasi atau beras ketan.

Terkadang, rengginang terbuat dari sisa nasi atau beras ketan yang tidak termakan. Dalam pembuatannya, ada juga yang menambahkan campuran udang, ebi atau terasi.

Meskipun disebut kuliner kampung, ternyata membuat rengginang ini tidak mudah, loh! Pertama nasi atau beras ketan itu harus dijemur di bawah sinar matahari. Setelah itu, rengginang digoreng.

Bahan dasar rengginang tidak dihancurkan seperti membuat kerupuk pada umumnya. Sehingga butiran nasi atau beras ketan masih utuh dan tampak saling menempel satu sama lain.

Persatuan dan Kemakmuran
Rupanya, rengginang tak hanya terkenal karena rasanya yang renyah. Ada filosofi di balik renyahnya rengginang.

Rengginang itu diartikan sebagai simbol ‘persatuan’. Karena makanan ini tersusun dari butiran beras ketan yang saling berhimpitan. Satu sama lainnya saling bersatu dan tidak mudah dipecah belah.

Selain itu, rengginang juga simbol ‘kemakmuran’, karena bahan dasarnya terbuat dari nasi atau beras ketan yang menjadi makanan pokok bangsa Indonesia.

Rengginang dijual dengan harga yang bervariatif, antara Rp 15.000 – Rp 20.000. Di Jawa Tengah, rengginang memiliki ukuran variatif mulai bulat (ball), kecil, dan berukuran lebih besar. Ternyata, di balik rasanya yang gurih, renyah, dan enak, tersimpan arti di dalamnya.

Rengginang Sebagai Oleh-oleh Khas Solo
Rasanya belum afdal kalau ke Solo, Jawa Tengah, tidak membeli camilan (jajanan) oleh-oleh khas Solo. Ada banyak pilihan toko oleh-oleh yang menjual aneka macam camilan khas Solo.

Rengginang Solo kemasan Cemal Cemil dengan varian bulat (ball) ukuran keci (5cm) dan besar (8cm) tersedia 4 macam rasa yakni gurih (original) manis, bawang, dan terasi, siap dikirim

Cemal Cemil Solo adalah gerai rumahan yang menyediakan aneka oleh-oleh khas di Solo Raya, berada di sebelah barat Pasar Legi Solo, Jalan Tarakan Gang I No. 4 Kestalan Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, tidak jauh dari kampung sentra cat air brush Kestalan.

Cemal Cemil Solo ini menjual aneka macam camilan yang bisa di nikmati saat ke Solo seperti klengkam kentang, kering tempe, teri kacang, sambel pecel, srundeng, rengginang, gethuk frozen, karak ndrono, karak bratan, dan masih banyak lainnya.

Harga klethikan dan jajanan lawasan di Cemal Cemil Solo bervariasi. Mulai dari yang termurah seperti rengginang dijual dengan harga Rp 7.500 per plastik. Kemudian, camilan yang paling mahal adalah jenis mete dengan harga Rp 50.000 untuk ukuran seperempat kilogram. Gak harus nunggu lebaran kan untuk mencicipi Rengginang Solo ? (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *