Kolam Renang Bikin Geger

JATENGONLINE – Komisioner KPAI (Sitti Hikmawatty) bikin geger menyampaikan pernyataan bahwa perempuan bisa hamil saat renang dengan laki-laki. Di mana-mana, saat ini banyak yang membahas tentang kolam renang yang bisa membuat hamil perempuan. Bahkan pernyataan itu ada yang berpendapat mengalahkan atau mengalihkan berita tentang susur sungai pelajar di kampung Turi, Yogyakarta. Memang pernyataan dari Sitti membuat banyak orang setengah marah, karena mau marah dengan Sitti tidak mungkin.

Akhirnya hanya melalui sosial media atau mungkin dengan teman sesama pekerjaan. Seperti penulis (guru) merasa gemes dengan pernyataan itu, karena terus terang saja dengan adanya pernyataan itu akhirnya memang menjadi viral yang kata orang Jawa “dadi kembang lambe” (untuk bahan pembicaraan). Walaupun akhirnya Sitti sudah menyampaikan kata maaf, tetapi pernyataan sudah terlanjur tersebar luas.

Definisi dan arti kolam renang menurut KBBI adalah kolam untuk berenang. Kolam renang berasal dari kata dasar kolam. Saat ini masih banyak orang yang tidak mengganggap kolam renang merupakan sesuatu yang penting. Khususnya di luar daerah perkotaan, hanya segelintir orang saja yang menghadirkan fasilitas berenang di kediamannya.

Selain itu, tidak semua daerah memiliki kolam renang umum yang bisa digunakan oleh masyarakat umum. Ini merupakan hal yang sangat wajar. Memiliki fasilitas kolam renang pribadi di kediaman tentu akan sangat menyenangkan. Selain dapat digunakan sebagai sarana olah raga, kolam renang juga bisa memperindah pemandangan rumah.

Kenyataannya, kolam renang adalah salah satu fasilitas mewah dan umtuk membangunnya dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Kesadaran orang tentang pentingnya olah raga renang juga tak setinggi kesadaran mereka berolah raga popular lain seperti lari, sepak bola, dan lain sebagainya. Maka tidak heran jika penetrasi kolam renag sangatlah lambat, khususnya di daerah luar perkotaan.

Banyak yang menanggapi, antara lain dari sosial media (fb dalam Guyon Koplak Jawa) disitu diibaratkan film Rhoma Irama dengan pasangan mainnya Yati Octavia yang sudah diganti dengan kata-kata sebagai berikut : Ani, siapa yang menodaimu? Tidak ada Rhoma. Jangan berbohong? Aku cuma berenang Rhoma. Selain itu juga muncul seorang yang menyerupai dokter dengan titel Sarjana Sperma (S.Sp.), sedang menjelaskan bahwa berenang bisa hamil dan endingnya memang terjadi tetapi di dunia khayal.

Dengan adanya contoh tanggapan tersebut di atas, maka KPAI (Sitti) perlu berpikir seribu kali lagi kalau akan menyampaikan suatu pernyataan. Agar tidak membuat masyarakat bergejolak. Apabila berenangnya itu sambil kikuk-kikuk ya bisalah hamil. Tetapi kalau berenangnya sendiri-sendiri kemudian ada sperma berkeliaran, paling-paling spermanya mati kedinginan di dalam air. Kalau sudah mati mau cari jalan bagaimana spermanya? Apalagi renangnya memakai cd, celana renang. Hidup sperma itu tidak bisa lama kalau sudah berada di luar.

Dilihat dari segi kesehatan, olah raga renang sangat dianjurkan karena memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh karena mengombinasikan banyak hal. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah.” (HR Sahih Bukhari dan Muslim). Hadits itu menjelaskan bahwa Islam sangat peduli dengan kesehatan, yuk mulai terapkan gaya hidup sehat mulai sekarang.

Sudah jelas bahwa fungsi kolam renang sebagai sarana olah raga. Penelitian terbaru menunjukkan jika olah raga renang sangat efektif dalam mengurangi resiko penyakit Arthritis. Juga dipercaya bisa mengurangi asma dan menurunkan resiko penyakit jantung. Fungsi kolam renang yang tak kalah menarik adalah sebagai tempat terapi medis. Terapi medis dapat dilakukan dengan berendam atau relaksasi. Penulis pernah menanyakan kepada beberapa orang tua yang berendam di dalam air menggunakan ban bekas. Ternyata mereka sedang terapi dengan cara berendam atau berjalan-jalan di dalam air. Relaksasi seperti itu juga sangat efektif dalam menghilangkan stress dan ketegangan otot. Kolam renang sebagai sarana rekreasi, seperti fasilitas bermain dan fasilitas bersantai seperti ; prosotan dan papan loncat, ombak buatan.

Dengan uraian di atas, penulis berharap semoga dengan berenang, mampu melatih pernapasan agar lebih kuat dan panjang. Hal ini karena ketika berenang maka badan akan menggunakan otot anggota tubuh mampu memacu aliran darah ke jantung, paru-paru dan juga pembuluh darah menjadi lebih lancar. Namun pastikan juga bahwa anda telah mengetahui cara renang yang benar sebelum memulai olah raga ini. Intinya manfaat yang bisa didapatkan ketika berenang adalah untuk kesehatan tubuh.

KESIMPULAN
Setelah mengetahui pernyataan di atas maka bisa disimpulkan bahwa berenang antara perempuan dan laki-laki tidak akan mengakibatkan kehamilan, kecuali kalau laki-laki dan perempuan itu kikuk-kikuk di kolam renang pribadinya. Para janda dan gadis yang biasanya suka dengan olah raga berenang tidak usah kena pengaruh dengan pernyataan yang disampaikan KPAI ( Sitti ). Untuk perempuan yang mempunyai PIL jangan merasa senang dulu ya, hamil karena PIL tapi menyampaikan ke sang suami dengan berbisik-bisik mesra karena berenang.

Untuk masyarakat pada umumnya dan perempuan khususnya, janganlah takut berenang karena berenang adalah salah satu olah raga yang disukai nabi. Yuk berenang dengan rutin agar tubuh tetap sehat! (*)

*) Sri Suprapti, Guru di Surakarta, HP. 081329405977

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!