Jeng Putri: Masyarakat Agar Patuhi Himbauan Pemerintah, Cegah Merebaknya Covid-19

BRA Putri Woelansari Dewi , Wayah Dalem Paku Buwono XII yang juga Putri sulung dari Panembahan Agung Tedjowoelan

JATENGONLINE, SOLO – Merebaknya Coronavirus atau Covid-19 yang tersebar di seluruh penjuru tanah air, makin membuat sejumlah kalangan dan masyarakat prihatin. Belum lagi diperparah berseliwerannya kabar yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya di berbagai sosial media.

Upaya pemerintah untuk menekan sebaran covid-19 tidak akan berjalan optimal tanpa adanya dukungan dari warga masyarakat, himbauan untuk tidak keluar rumah dan berinteraksi dengan banyak orang selama dua pekan menjadi langkah awal memutus rantai menularnya virus.

Adalah BRA Putri Woelansari Dewi Wayah Dalem Paku Buwono XII yang juga Putri sulung dari Panembahan Agung Tedjowoelan, merasa prihatin dengan penyebaran virus korona ini di Solo.

Sebagai Sosok muda tegas mandiri dan memiliki prinsip yang kuat, Jeng Putri demikian akrab disapa ini, menghimbau dan meminta serta mengajak seluruh masyarakat kota Surakarta khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya, terkait dengan permasalahan yang saat ini sedang di hadapi bersama yaitu Covid-19 ini.

“Saya berharap semua masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi terhadap kesehatan, kebersihan,” kata Jeng Putri, saat di temui di Sasono Purnomo Badran, Solo. Jumat (20/3/2020).

Bagaimana menjaga, merawat dan juga bersama-sama mensosialisasikan apa yang sudah pemerintah pastikan, lanjut Jeng Putri, apa yang sudah pemerintah baik kota, daerah propinsi ataupun pusat sampaikan dan himbau kepada kita baik dalam bentuk instruksi, surat, edaran tentang Covid-19 ini. Bisa seminimal mungkin dikota tercinta kita, ataupun dinegeri kita yang tercinta.

“Inshaa Allah kita bisa diberikan kesehatan, bertemu kembali, berdoa bersama-sama dan dijauhkan dari mala bahaya,” harapnya.

Ikhtiar dan Berdoa
Sementara itu, terkait dengan belum di umumkannya rekomendasi dari DPP PDIP, Jeng Putri yang telah mendaftar sebagai calon Wakil Walikota, melakukan ikhtiar dan berdoa. Dan siap untuk dipasangkan dengan siapa saja. Bahkan jika dikehendaki sesuai dengan harapan ayahandanya, dipasangkan dengan Gibran.

“Sebagai kader partai, saya akan tunduk dan turut pada keputusan DPP, termasuk terkait rekomendasi calon pasangan wali kota dan wakil wali kota Solo yang belum diumumkan sampai sekarang,” katanya.

Putri menambahkan, jika dirinya dipasangkan dengan tokoh senior, maka diri ya akan ngangsu kawruh. Namun jika dipasangkan dengan tokoh muda, maka dirinya akan saling mengisi.

“Prinsip saya nothing to lose saja,” imbuh Jeng Putri.

Ditambahkannya, Basic yang dimilikinya udah dari politik, dan memiliki cita-cita ke depan Solo harus bagaimana. Termasuk yang dilakukannya selama ini, mendahului langkah dengan terjun ke masyarakat. Mendatangi warga dan berbincang, mengetahui apa yang mereka keluhkan.

“Banyak yang disampaikan kepada saya dan harapannya untuk Kota Solo seperti apa. Saya juga sudah melakukan pendekatan ke tokoh senior PDIP baik di tingkat DPC maupun di tingkat DPP,” tukasnya. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!