Solo Bebas Pasien Positif COVID-19 Diapresiasi !

BRM. Kusumo Putro, SH., MH.,

JATENGONLINE, SOLO – Paska pengumuman yang disampaikan oleh Walikota Solo, FX. Hadi Rudyatmo, Kota Solo bebas positif Corona Virus (COVID-19), praktis di kota ini bebas dari pasien COVID-19. Setelah pasien positif COVID-19 di RSUD dr Moewardi (RSDM) dinyatakan sembuh.

Apresiasi dan penghargaan yang tinggi terkait kondisi tersebut disampaikan oleh Tokoh Pemuda dan Penggiat Sosial Masyarakat di kota Solo BRM. Kusumo Putro, SH., MH., yang saat ini tengah menempuh pendidikan Doktor Ilmu Hukum di sebuah Universitas di Semarang sekaligus juga merupakan anggota PERADI Surakarta.

Kota Solo telah membuktikan bahwa tanpa karantina wilayah dan tanpa Lockdown telah berhasil menanggulangi persebaran COVID-19 di kota Solo, dengan bukti bahwa saat ini seluruh rumah sakit yang ada di kota Bengawan baik milik Pemerintah maupun swasta tidak ada satupun pasien positif Corona dan pasien positif Corona sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

Menurut Kusumo Putro, hal ini berkat kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah, Instansi terkait, TNI, POLRI dan masyarakat umum yang guyub rukun dan terkoordinasi dengan baik, bahu membahu dalam rangka memerangi serta menanggulangi Persebaran Covid-19.

“Hal ini perlu menjadi contoh bagi daerah-daerah lain di seluruh Indonesia, kota Solo tanpa Lockdown mampu mengatasi masalah ini,” tegas Kusumo, saat ditemui. Selasa (31/3/2020)

Menurutnya, Karantina Wilayah ataupun Lockdown tidak akan menyelesaikan masalah persebaran Covid-19, jika tidak didukung kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah, Instansi Terkait,TNI, POLRI dan kesadaran masyarakatnya di setiap daerah.

“Kota Solo telah membuktikan diri, sebagai kota pertama di Indonesia yang menyatakan KLB Corona, tapi berkat kecepatan penanganan yang terkoordinasi dengan baik maka saat ini kota Solo Bebas Positif Covid-19,” tegasnya.

Sementara itu, tiga pasien yang sembuh dari COVID-19 diantaranya P, warga Mojosongo Solo, R, pemandu wisata asal Bali, serta H, warga Langenharjo Sukoharjo.

Selain pasien positif COVID-19 yang sembuh, sejumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Solo juga mulai berkurang karena telah melewati masa 14 hari.

Meskipun tak ada lagi pasien positif COVID-19 di kota Solo, Kusumo mengajak masyarakat untuk semakin waspada dan terus mengikuti imbauan pemerintah. Karena menurutnya ini menjadi bagian kerja sama dalam rangka melakukan pencegahan merebaknya virus mematikan tersebut. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!