Kusumo: Kemana Organisasi Buruh ?

“Bersuaralah Lantang dan Tetap Tegar berjuang walau Badai dilangit Bergemuruh,” geramnya.

JATENGONLINE, SOLO – Mensikapi kebijakan pemerintah yang meliburkan Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Pegawai lainnya. Sementara buruh peabrik masih tetap harus bekerja.

Menurut Ketua Umum Lembaga Penyelamat Asset dan Anggaran Belanja Republik Indonesia (LAPAAN RI) Jateng Kusumo Putro SH. MH, menilai kebijakan itu diskriminatif, karena tidak berlaku bagi masyarakat yang rata-rata hanya bekerja sebagai buruh di pabrik.

“Perlakuan setiap warga negara harus sama, walaupun mereka hanya bekerja sebagai buruh pabrik,” papar Kusumo, Tokoh Pemuda dan Pegiat Sosial Masyarakat di Solo ini, saat dihubungi Rabu (8/4/2020)

Ada kisaran ribuan hingga jutaan orang yang bekerja di pabrik di wilayah Solo Raya hingga sekarang, masih terus bekerja. Sehingga justru rentan, berpengaruh dan membahayakan penyebaran virus corona di pabrik.

”Pemerintah hendaknya lebih tegas kepada berbagai perusahaan untuk meliburkan karyawannya dalam tanggungan perusahaan dan tetap digaji,” jelas anggota di Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Surakarta.

Menurutnya, aturan tentang banyak orang untuk tetap tinggal dirumah, mulai social hingga phisical distancing dan lainnya hanya berlaku bagi ASN, murid sekolah hingga berbagai pegawai yang bekerja di lembaga pemerintah maupun non pemerintah yang diliburkan.

Himbauan pemerintah seperti Work From Home, Wajib Masker, Social Distancing, Biasakan mencuci tangan menggunakan hand sanitizer tidak diterapkan secara menyeluruh bagi masyarakat Indonesia.

“Harusnya buruh-buruh pabrik pun diliburkan dan harus dibayar gajinya meski bekerja dirumah atau sengaja dirumahkan,” imbuh Kusumo.

Pemerintah juga harus memberikan bantuan kepada buruh yang dirumahkan atau yang di PHK, termasuk disparitas atau keringanan beban biaya kredit yang dialami warga masyarakat. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!