Jemani Kembali Bersemi Ditengah Pandemi

JEMANI DIRUMAH SENDIRI: Berkebun di rumah bisa membantu mengendalikan emosi selama social distancing. Direktur Amalia Consulting Suharno, saat didepan tanaman peliharaannya.

JATENGONLINE, SOLO – Aktivitas seperti berkebun bisa menjadi salah satu pilihan alternatif untuk dilakukan selama menjalani social distancing atau physical distancing di rumah. Selain memberikan manfaat, kegiatan tersebut juga dapat menghalau kebosanan karena tidak memiliki aktivitas rutin seperti pekerja yang harus bekerja di rumah.

“Aktivitas menanam pohon di perkarangan rumah, itu bisa membantu mengendalikan emosi selama di social distancing,” kata Suharno, Direktur Amalia Consulting.

Meskipun tidak terlibat langsung kegiatan menanam, karena lebih banyak dilakukan oleh sang isteri, dipilih jenis tanaman yang mudah perawatannya, yakni Anthurium atau Jemani yang beberapa waktu lalu sempat booming dan digandrungi banyak orang, kini semakin kembali diminati kembali oleh masyarakat.

“Harga penjualan memang tidak sefantastis dulu, namun Jemani perlahan naik daun lagi,” ujar Suharno.

Ditambahkannya, selain menyukai tanaman, melalui kegiatan ini, sekaligus melakukan penghijauan lingkungan, saat usai pandemi nanti sudah tumbuh besar dan rimbun. Selama ini masyarakat memang belum banyak mengetahui cara perawatan jemani sehingga menurut mereka memiliki tanaman ini akan susah dan ribet dalam perawatannya. Tidaklah benar, karena perawatan tanaman hias jenis ini sangatlah mudah dan bisa dilakukan berkala.

Jenis tanaman indoor ini, prinsipnya hanya tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung, untuk penyiraman atau penggantian media tanam juga tidak ribet tidak perlu setiap hari namun tetap berkala enam bulan sekali.

Jadi, masyarakat tetap tinggal di rumah dan melakukan kegiatan produktif dengan bekerja, belajar dan beribadah dari rumah. Tetap menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona memutus mata rantai penularan penyakit Covid-19. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *