Polres Tandatangani MoU Dengan Uniba, Terkait Transparansi Pelayanan Publik

JATENGONLINE, SOLO – Polresta Surakarta menjalin kerjasama dengan Universitas Batik (Uniba) Solo. Kerjasama terkait transparansi pelayanan publik tersebut ditandatangani i oleh Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai dan Rektor Uniba Dr Pramono Hadi, di Markas Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Surakarta, Kamis (4/6/2020).

Penandatangan kerjasama Internal Tata Kelola antara Kepolisian resor di karesidenan Surakarta dengan Uniba adalah untuk yang keempat kalinya. Sebelumnya Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar dan kota Surakarta

Metode yang digunakan adalah survei untuk melihat indeks tata kelola dari pelayanan Polres Surakarta. Hal itu terkait dengan unit online dan offline. Nantinya, stakeholder akan didatangkan untuk ditanya apakah sudah sesuai dengan prosedur atau belum. Akan terlihat bagaimana pelayanan publik, baik itu SIM, SKCK dan unit-unit lainnya di Polres Surakarta.

“Apakah sudah sesuai SOP atau belum. Kuisioner sudah kami siapkan, karena untuk masa pandemi ini tidak mungkin kita satu persatu datang ke masyarakat untuk bertanya,” jelas rektor.

Ketua LP3EM Uniba Surakarta Dr Ida Aryati SE,MH,MSi yang juga Ketua Survei mengatakan, survey dilakukan secara online. Tujuan survey ITK, lanjut Ida, adalah melaksanakan konsolidasi reformasi internal di lingkungan Polri pada tingkat Mabes Polri dan kewilayahan melalui perbaikan kerangka kelembagaan dan peraturan serta koordinasi yang efektif dengan lembaga penegak hukum lainnya yang didukung ‘enabling factors’ atau faktor-faktor pendukung.

“Untuk mencapai sasaran RBP dalam mewujudkan aparatur Polri yang bersih dan bebas dari KKN, peningkatan kualitas pelayanan publik dan peningkatan kapasitas dan akuntabilitas kinerja Polri. Sekaligus menjadi alat penggerak Revolusi Mental dalam menciptakan aparatur Polri yang profesional, Anti KKN dan humanis,” terang Ida.

Sasaran penelian ITK, lanjutnya, demi mewujudkan aparatur Polri yang bersih dan bebas dari KKN, pelayanan publik yang berkualitas dan birokrasi yang efektif dan efisien dalam kerangka dan semangat mendukung progam Promoter.

Tahap awal, pihaknya akan menggali informasi dari mitra. Survei tersebut berlangsung dalam kurun waktu 3-6 hari dan sudah ada outputnya.

“Nantinya, hasilnya baik atau tidak kami akan terbuka karena tidak ada tekanan dari pihak manapun termasuk Polres. Akan kami sampaikan apa adanya,” pungkasnya. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *