Anthony: Kendala Perijinan dan Kesulitan Akad Kredit Pengembang Teratasi, Jika Dirinya Terpilih Ketum REI Jateng

Salam Komando : Anthony (kiri)Singgih Arie Pratomo (berkaos merah) Ketua Tim Penjaringan Komisariat Kedu Raya, saat menerima kunjungan Tim Solo Raya terdiri Anthony, Chrysantus, Winarno, dan Bambang S. di Magelang, kemarin

JATENGONLINE, MAGELANG- Mengoptimalkan dan menjalankan kepengurusan REI Komisariat Kedu yang sempat vakum beberapa saat ini. Menjalin komunikasi dengan steakholder di wilayah Kedu Raya. Poin penting tersebut yang akan dilaksanakan oleh kandidat Ketum REI DPD Jawa Tengah, Anthony A.H Prasetyo.

Tekad tersebut di sampaikan Anthony, ketika ‘blusukan’ ke Komisariat Kedu dan Magelang Raya, kemarin. Intens Anthony dan tim solid bergerak melakukan road show di sejumlah daerah. Selain menggalang dukungan, terutama bertujuan menggali potensi dan masalah yang muncul di daerah.

“Di komisariat-komisariat kami melakukan sharing untuk menyerap aspirasi dan keluhan yang dialami oleh para pengembang. Kita inventarisir masalah, kemudian diskusi mencari solusinya,” terang Anthony.

Ketua Tim Penjaringan Komisariat Kedu Raya, Singgih Arie Pratomo, meminta lebih di perhatikan, sebab selama ini komisariat Kedu tidak diperhatikan, hingga tingkatan Jawa Tengah.

“Perhatian dan koordinasi itu sangat diperlukan, demi roda organisasi komisariat Kedu berjalan, sehingga manfaat menjadi anggota REI dapat di rasakan setiap anggota,” harap Singgih kepada Anthony.

Roadshow ke komisariat-komisariat REI di Jawa Tengah ini, Anthony banyak menerima masukan, namun tidak sedikit pula yang menyampaikan keluhan diantaranya pengembang kesulitan untuk melakukan akad kredit, karena tidak ada keberpihakan perbankan.

Kesulitan pengembang melaksanakan akad kredit menjadi perhatian utama, tegas Anthony, setelah dirinya menjabat Ketum DPD REI Jawa Tengah, kendala perijinan dan kesulitan akad kredit pengembang di masa pandemi ini akan dicari solusi jalan keluar khususnya sektor informal.

“Saya akan berjuang untuk bisa merumahkan para pekerja informal,” tekadnya bulat.

Anthony makin optimis meraih kursi ketua DPD REI Jateng, adanya dukungan dari komisariat yang dikunjunginya, dan dukungan bulat dari seluruh anggota REI Komisariat Soloraya, semua bulat mendukung Anthony. Khususnya Komisariat Soloraya ada sekitar 75 anggota, dimana 40 anggota masih aktif dan punya hak suara.

Dukungan yang signifikan tersebut, cukup menjadi modal bertarung dan bakal menang dalam pemilihan ketua pada Musyawarah Daerah (Musda) REI Jateng mendatang. Sejumlah program yang belum pernah dilaksanakan oleh kepengurusan DPD REI Jawa Tengah selama ini sudah ada dalam rencana, jika terpilih kita tinggal menjalankan, ditambah masukan dari anggota di daerah.

“Kami ingin seluruh potensi muncul, memperkuat visi misi dan REI bisa menjadi organisasi yang memakmurkan anggotanya,” tandas Anthony.

Selama bulan Agustus ini Anthony bersama timnya akan menyelesaikan road show di komisariat Magelang, Semarang, Purwokerto dan Kedungsapur (Kendal Ungaran Semarang Purwodadi).

Sesuai janjinya, setelah resmi menjadi calon KetuM DPD REI Jateng, ia akan melakukan road show keliling komisariat di seluruh Jawa Tengah.

Meskipun masih pandemi Covid19 tapi Anthony dan tim sudah blusukan ke komisariat Tegal, Pekalongan, Kudus dan Pati. Tentunya tetap memperhatikan protokol kesehatan. Komisariat yang akan dikunjungi selanjutnya adalah REI Komisariat Banyumas Raya, direncanakan akan dilaksanakan Selasa (18/8/202020) mendatang. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *