Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Tahfidz Putri Dimulai

PELETAKAN BATU PERTAMA : H. Sunarto Istianto di bantu Hj. Wahyu Hakimah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Tahfidz Putri di jalan Bima Sena, Makam Haji, Kartasura. Jumat (11/9/2020)

JATENGONLINE, SOLO – Hari Jum’at (11/9/2020) pukul 09.00 wib dilakukan peletakan batu pertama pendirian Pondok Pesantren Tahfidz putri oleh Hj. Wahyu Hakimah. Rencana Ponpes yang berlokasi di jalan Bima Sena, Makam Haji, Kartasura, Sukoharjo itu dibangun dua lantai. Prosesi ini dihadiri oleh masyarakat sekitar, serta beberapa tokoh masyarakat.

Sekapur sirih disampaikan M. Ginanjar Rahmwan, selaku putra sulung H. Sunarto Istianto mengatakan, semoga menjadi manfaat yang besar bagi umat dan berharap kedepan pembangunan Ponpes dapat berjalan dengan lancar dan baik serta bertujuan menciptakan generasi penerus yang berilmu dan mempunyai akhlak yang mulia.

“Pembangunan ponpes ini bertepatan dengan milad Bapak H. Sunarto Istianto yang ke 70 tahun, semoga dapat menjadi amal jariyah beliau yang tidak akan terputus sampai kapanpun, serta dapat memotivasi anak cucunya untuk menjadi hafidz dan hafidzoh,” papar Ginanjar.

Karena hanya amalan yang kita lakukan, lanjutnya, dan doa anak yang sholeh serta sholehah yang menemani di akirat kelak.

Sementara itu H. Sunarto Istianto pendiri pondok pesantren menjelaskan, bahwa peletakan batu pertama yang saat ini dilakukan adalah untuk pembangunan Ponpes Tahfidz Putri, sebagai pengembangan dari Ponpes Tahfidz Putra yang lebih dulu berdiri, seterusnya akan dibangun, bangunan pusat administrasi ponpes, ruang tamu dan bangunan pendukung lainnya.

“Rencana pendirian ponpes ini akan selesai pada Desember tahun 2020, pembangunan mendapat sambutan baik dari masyarakat sekitar, kami sangat menghargai niat dan perjuangan untuk mendirikan lembaga pendidikan ini, yang kedepan pengelolaannya melibatkan masyarakat setempat,” jelas H. Sunarto.

Untuk itu perlu dukungan dan partisipasi serta semangat dari masyarakat terutama masyarakat di sekitar ponpes khususnya, warga masyarakat Kabupaten Sukoharjo pada umumnya. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *