Solo Bergerak Menuju Kota Kreatif Yang Welas Asih

Silaturahmi : Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka menyampaikan paparan di acara silaturahmi dengan Forum Pengusaha Muda Solo. Jumat (23/10/2020)

JATENGONLINE, SOLO – Hujan gerimis di Jumat (23/10/2020) sore, tak menyurutkan semangat para pengusaha muda yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengusaha Muda Solo, menghadiri acara Silahturahmi Cawali Cawawali Gibran-Teguh yang dijadwalkan sebagai bagian kegiatan pertemuan untuk menyapa warga kota Solo, di gedung pertemuan PMS.

Antusias pelaku usaha di Solo, mengikuti acara ini, terbukti mereka sudah datang dilokasi lima belas menit sebelum acara dimulai.

Diawali laporan Ketua Pelaksana, Tanu Kismanto, acara dibuka dengan sambutan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, menyampaikan keterangan seputar Pilkada yang memenuhi protokol kesehatan sehingga seluruh warga diharapkan berpartisipasi aktif saat hari pelaksanaannya nanti.

Liliek Setiawan selaku moderator acara Silahturahmi dengan mengundang pasangan Cawali Cawawali Gibran-Teguh bersama Ketua Forum Komunikasi Pengusaha Muda Solo, Tanu Kismanto untuk maju di atas panggung.

Setelah selesai penyampaian paparan oleh cawali Gibran, hadirin tampak bersemangat mengajukan pertanyaan dalam forum diskusi, mulai seputar penataan Pasar Legi, masa depan Pasar Klewer, Prospek Solo sebagai kota MICE sampai dengan permohonan perhatian dari Koperasi Pengelola Sampah Plastik.

Secara bergantian saling melengkapi, cawali Gibran dan cawawali Teguh memberikan jawaban atas pertanyaan yang diberikan, mulai dari pentingnya seluruh pelaku usaha UMKM memperhatikan perubahan era digital ini sampai dengan pentingnya untuk memiliki semangat kolaborasi antar sesama pelaku usaha agar membawa dampak yang berarti bagi seluruh stakeholder kota.

“Semua sektor usaha kini mulai memperhatikan keberadaan dan memanfaatkan kekuatan social media dan jejaring pemasaran modern,” papar Gibran.

Sementara, Tanu Kismanto yang menyampaikan bahwa Forum Komunikasi Pengusaha Muda Solo telah mengambil langkah konkret untuk membuat marketplace yang khusus mendukung produk asli Indonesia.

“Solo diharapkan mampu menerjemahkan secara nyata semangat gotong royong perekonomian Indonesia,” satu harapan yang disampaikan Tanu Kismanto.

Mengingat masa pendemi, dan masih diberlakukan protokol kesehatan serta batasan waktu yang diijinkan. Acara Silahturahmi Cawali Cawawali Gibran-Teguh harus diakhiri, meskipun masih banyak penanya yang belum bisa mendapat kesempatan. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *