Pentingnya Punya Rumah Sejak Dini

Dalam menjalani proses kehidupan, setiap orang di dunia tentunya memiliki rencana dan tujuan hidup yang ingin dicapai di masa depan, seperti rencana untuk mempunyai rumah.

Terlebih properti merupakan salah satu sektor yang tidak pernah mengalami penurunan harga. Bagi para pengusaha, tentunya hal ini adalah sesuatu yang prospektif untuk mengembangkan bisnis. Sedangkan untuk yang mencari hunian, ini merupakan sebuah peringatan untuk segera membeli properti sejak dini. Properti yang paling primer bagi setiap keluarga adalah hunian berupa rumah.

Dan ternyata membeli rumah sejak dini memang banyak keuntungannya. Jika belum memiliki dana untuk membelinya secara cash, cobalah pertimbangkan alasan, mengapa harus cepat membeli rumah. Meskipun harus dengan cicilan sekalipun.

Atau barangkali saat ini sedang menabung untuk membeli rumah idaman. Jika benar demikian, kira-kira berapa lama harus menabung hingga rumah idaman bisa terbeli?Lantas mengapa tidak mencoba untuk meminjam cicilan saja dari bank? Kan ada fasilitas KPR? Pertanyaan ini tentu tidak bermaksud untuk membuat goyah cita-cita untuk menabung dan beli rumah.

Bagaimanapun juga upaya menyisihkan penghasilan setiap bulan untuk membeli rumah harus di apresiasi, pasalnya tidak semua orang berani untuk bersabar menahan godaan setiap bulan, sembari berharap rumah impian menjadi kenyataan.

Seperti yang pernah dikatakan salah satu guru properti, Robert G Allen, bahwa waktu terbaik beli properti adalah “sekarang”. Ia, kalimat itu memang benar adanya. Ini tak lain mengingat harga rumah setiap tahun semakin naik tinggi.

Misalnya saja, punya impian untuk beli rumah di suatu lokasi seharga Rp 300 juta, dan merencanakan membelinya secara cash dengan cara menabung. Cara ini tentu saja tidak salah. Namun tahukah dalam tempo lima tahun harga rumah biasanya sudah naik dua kali lipat? Kondisi inilah yang kerap terjadi.

Intinya dana tabungan sering tidak bisa mengejar laju pertumbuhan harga properti itu sendiri. Sebab itulah pentingnya membeli rumah sedini mungkin, walaupun uang cash yang dimiliki belum cukup sekalipun.

Karena pada dasarnya masih punya pilihan pembiayaan, seperti lembaga financial perbankan yang menyediakan fasilitas KPR untuk pembelian rumah. Bahkan tak harus membutuhkan biaya besar jika memanfaatkan KPR. Cukup dengan menyediakan budget 20 persen hingga 30 persen dari harga rumah, maka sebuah rumah impian sudah bisa dibeli.

Yang perlu dilakukan adalah mencicil rumah tersebut setiap bulan. Jika cukup jeli ketika beli rumah, barangkali akan bisa mendapatkan keuntungan. Seperti berikut ini:

Harga Rumah Terus Naik
Setiap tahun, kebutuhan terhadap hunian makin meningkat. Namun, dana yang belum mencukupi masih menjadi kendala tersendiri. Saat tabungan sudah hampir cukup, maka ada kemungkinan harga rumah akan naik lagi. Setidaknya menyesuaikan inflasi. Jadi, rumah yang harus dibayar jika mencicil sekarang bisa dipastikan akan jauh lebih murah dibandingkan saat membelinya beberapa tahun kedepan, setelah tabungan terkumpul.

Lahan Hunian Kian Terbatas
Populasi manusia bertumbuh, sementara lahan terbatas dan tidak semua area bisa ditinggali. Ini merupakan salah satu faktor utama mengapa harus cepat membeli rumah. Jumlah rumah yang ditawarkan saat ini sudah makin terbatas dan harganya pun bisa sangat tinggi. Karenanya, pilihlah jenis rumah sesuai kemampuan.

Harga Bahan Material Makin Mahal
Karena harga material bangunan selalu naik, membeli rumah yang sudah jadi cenderung lebih menguntungkan dibanding membeli tanah dan membangunnya sendiri. Jika memutuskan untuk membeli rumah cluster yang banyak ditawarkan developer, maka semua ruangan serta kelengkapannya telah selesai dibuat, sehingga hanya tinggal fokus pada pembayaran cicilan.

Dilindungi Asuransi
Berbeda jika membeli secara tunai, membeli rumah dengan cara KPR pada umumnya akan disertai premi asuransi kebakaran dan asuransi jiwa. Jadi, apabila selama cicilan terjadi musibah kebakaran, maka pihak asuransi akan menanggung biaya perbaikan rumah. Selain itu, apabila selama periode cicilan sang pembeli rumah meninggal dunia, maka cicilan akan ditanggung oleh pihak asuransi. Dengan begitu, almarhum tidak akan membebani keluarga yang di tinggalkan dengan hutang cicilan.

Lebih Leluasa
Semakin muda usia saat mengambil KPR, maka semakin besar pula kemungkinan mendapat tenor jangka panjang, sehingga cicilan akan lebih murah. Bank pemberi KPR biasanya memberi jangka waktu cicilan maksimal hingga usia pensiun (usia 55 tahun). Jadi apabila saat ini berusia 25 tahun, maka bisa menikmati KPR jangka waktu 15 tahun hingga 20 tahun. Dan jika baru mengajukan KPR di usia 50 tahun, maka jangka waktu KPR yang dapat diberikan akan maksimal hingga 5 tahun.

Dengan KPR, tenor dapat ditentukan, dan saat ini banyak perumahan yang menawarkan sistem pembayaran KPR, termasuk perumahan Bale Menjangan yang kini mulai dipasarkan. Sistem pembayaran ini dianggap lebih fleksibel dan menguntungkan kedua belah pihak antara pembeli dan developer.

Muda Masa Produktif
Usia yang masih muda adalah masa-masa paling produktif, karena secara fisik masih kuat untuk mencari penghasilan lain di luar gaji. Bagi pebisnis muda, tentu semangat kerjanya masih terbilang tinggi untuk kemajuan usahanya.

Pada umumnya, yang masih berusia 20–40 tahun masih berada dalam usia produktif. Masa pensiun pun masih lama. Jika membeli rumah sejak dini, meskipun jangka waktu cicilan sampai 20 tahun pun proses pembayarannya tetap dapat dilakukan. Terutama bagi yang memiliki pekerjaan tetap dengan sistem pensiun jelas seperti ASN maupun pegawai BUMN.

Skim Pelunasan Cepat
Selain mendapatkan perhitungan secara matang. Bagi pihak bank, memberikan KPR pada nasabah adalah sebuah wujud pertanggungjawabannya pada negara. Nasabah yang ingin mendapatkan pinjaman KPR akan dianalisa melalaui proses BI Checking.

Dengan begitu pihak bank akan mengetahui potensi pemasukan serta kemampuan secara rinci. Secara tidak langsung ini juga akan membantu nasabah untuk mengukur kemampuannya sendiri.

Bagaimanapun juga, memiliki rumah adalah salah satu kebutuhan setiap orang, terutama jika sudah merencanakan untuk berkeluarga. Selagi ada waktu dan masih bisa menyisihkan uang untuk mencicil rumah, maka pertimbangkan untuk cepat membeli rumah. Tunggu apalagi ! (*)

*) Anthony AH. Prasetyo, Praktisi Properti dan Wakil Ketua DPD REI Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *