‘Gerilya’ Habib Hasan Mulachela Berlanjut, Untuk Membantu Warga Kekurangan

JATENGONLINE, JAKARTA – Terganggunya kondisi perekonomian dan makin terpuruknya tingkat kehidupan masyarakat bawah akibat pandemi Covid-19 tidak membuat semangat Habib Hasan Mulachela (HM) untuk berbagi rezeki dengan sesama menurun.

Keyakinan bahwa rezeki akan makin berlimpah ketika membaginya dengan orang lain, membuat Habib HM tidak merasa berat walau pendapatan dari bisnis yang dijalankannya pun berdampak adanya wabah ini.

Meski kondisi keuangan sulit akibat wabah Covid-19, namun tidak menurunkan niat HM untuk bersedekah. Diyakininya, berbagi kebahagiaan kepada orang lain bisa melapangkan jalan rejeki.

Ia mengatakan, sukses yang diraihnya sebagai pengusaha catering, kafe, hingga villa ini tidak lepas dari dukungan orang lain. Terlahir dari keluarga yang senang berbagi, HM menjunjung prinsip jangan serakah soal harta.

Sebagaimana diinfokan, bahwa aksi Habib HM itu sudah dilakukan sejak Maret 2020 lalu, disaat pandemi Covid-19 mulai merebak di Tanah Air. Kembali Habib HM beraksi membagi-bagikan bantuan di Kelurahan Ujung Menteng, Cakung Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021). Sebagai kelanjutannya, ia membagikan bantuan di Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Timur, hari Minggu sebelumnya.

Diakui Habib HM, ia sengaja mencari lokasi yang warganya benar-benar membutuhkan. Dimana banyak warga masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi karena pandemi, bahkan kepada mereka yang tidak lagi mempunyai pekerjaan dan penghasilan.

“Saya berbagi untuk mereka,” kata Habib HM, serak dengan bibir bergetar.

Jauh-jauh dari Solo, Habib HM berbagi rezeki di Jakarta. Pria yang sudah berusia 64 tahun ini membagikan sembako dan uang tunai kepada warga yang membutuhkan. Sedikitnya ada 100 warga dibagikan uang tunai sebesar Rp 200 ribu dan beras sebanyak 5kg.

Habib HM prihatin demi melihat banyak warga yang tinggal di rumah-rumah sempit dengan jumlah anggota keluarga yang besar. Sehingga rumah yang sempit semakin sesak. Tidurnya pun hampir menyatu dengan kamar mandi. Ia juga masih melihat ada warga ibukota yang harus menimba untuk mengambil air dari sumur.

Pada saat bertemu salah satu warga, Habib Hasan melihat adanya sumur dan dirinya mengungkapkan kenangan masa kecilnya dulu. Dirinya sedih lantaran di masa seperti saat ini masih ada warga yang harus bersusah payah mengambil air dari sumur..

“Dulu saya 9 bersaudara, setiap hari semua keluarga menimba air untuk mengisi kamar mandi, air ini untuk orang tua kami mandi dan juga untuk wudhu,” suara Habib HM parau, sembari terisak sedih mengenang masa lalunya.

Habib HM juga menyebut bahwa ia terbiasa berbagai kondisi karena pernah mengalami kesulitan saat masih kecil, di mana ekonomi keluarga belum berkecukupan. Ibunya turut membantu ekonomi keluarga dengan turut bekerja.

“Saya sedih dan teringat masa lalu tapi saya juga bersyukur karena bisa berbagi kepada warga tersebut yang masih menimba air dari sumur,” tandasnya

Habib HM mengaku sengaja turun langsung menyerahkan bantuan agar warga semangat karena mengetahui bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi kesulitan hidup. Malah tak jarang ia mendorong sendiri troli yang digunakan untuk mengangkut paket bantuan. Berbagi menurutnya adalah kebiasaan yang ia lakukan sejak lama. Hal inilah yang membuatnya bahagia dan sehat.

Keseimbangan dalam hidup melalui berbagi membuat tubuh tetap sehat. Saling berbagi memberikan energi yang juga membuat imun kuat di tengah masa pandemi Covid-19 ini. Terlebih saat berbagi berjalan menyusuri rumah-rumah warga.

“Saya sangat bahagia dan tidak capek, malah tambah semangat untuk berbagi, berbagi dan terus berbagi,” ungkapnya dengan nada semangat..

Diakhiri kegiatannya berbagi Habib HM bertekad akan terus “bergerilya” bagi-bagi bantuan di Jakarta, mendatangi warga kurang mampu yang membutuhkan pertolongan. Berbaginya bukan untuk pamer apalagi pencitraan. Namun semoga aksinya menginspirasi dan sebagai pemicu bagi pihak lain untuk berpacu ikut berbagi. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *