Jelang Imlek Habib Hasan Mulachela ‘Berbagi’ Dengan Warga Etnis Tionghoa

Kembali Berbagi: Jelang Tahun Baru Imlek, Habib Hasan Mulachela Pengusaha asal Solo, membagikan beras dan angpao kepada warga yang akan merayakan imlek dan membutuhkan. Kamis (11/2/2021)

JATENGONLINE, JAKARTA – Berbagi disaat pandemi Covid-19 kepada siapa saja yang membutuhkan, bisa jadi merupakan perbuatan mulia yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Terlebih, tanpa memandang perbedaan suku, agama, Ras, maupun golongan. Termasuk ketika menjelang Imlek tahun 2021 ini, juga menjadi momen yang tepat untuk berbagi kepada sesama.

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek, kembali Habib Hasan Mulachela (HM) berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Terutama kepada mereka warga negara Indonesia yang merayakan Imlek.

“Saya berbagi kepada saudara saya sesama warga negara Indonesia yang merayakan imlek dan membutuhkan,” kata Habib HM. Kamis (11/2/2021).

Diakui oleh pengusaha asal kota Presiden Jokowi ini, kalau saat idul fitri sering kali mendapatkan bingkisan maupun parsel dari saudara-saudara etnis Tionghoa, dan kini saatnya berbagi kepada yang membutuhkan, ditengah situasi wabah pandemi Covid-19 yang melanda ini.

Habib Hasan Mulachela

“Saya bagikan beras 5kg dan angpao sebanyak Rp200 ribu kepada mereka yang kurang beruntung, di kawasan Tambora, Jakarta Barat ini sagar bisa merayakan Imlek,” jelas Habib HM.

Warga pun merasa senang demi mendapat perhatian dari sosok fenomenal ini, karena selalu berbagi kepada siapapun, dimanapun dan dalam situasi apapun. Tidak pernah membeda-bedakan agama, ras, suku maupun golongan.

“Habib adalah sosok yang paham agama dan tidak membeda-bedakan status keagamaan,” terang salah satu warga Tambora, yang merasa senang bukan hanya karena bantuan yang diterimanya tetapi bentuk perhatikan Habib HM yag membuatnya salut.

Melalui kegiatan berbagi ini, Habib HM berharap akan muncul pengusaha-pengusaha lain yang tergerak untuk berbagai kepada masyarakat yang kurang beruntung pada saat pandemi.

“Selain itu, kita ingin membuat masyarakat merasa bahagia dan gembira,” paparnya.

Ke depan, Habib berharap kegiatan berbagi tersebut akan tetap terus berlangsung dan melakukan ‘gerilya’. Karena berbagi kepada sesama banyak orang itu indah, daripada tidak berbagi. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *