Sabar Dulu, Untuk Nonton Bioskop di Sukoharjo Gues..!

JATENGONLINE, SOLO BARU – Bila kita melihat Surat Edaran Bupati Sukoharjo tertanggal 8 Maret 2021 dan mulai Berlaku pada tanggal 9 Maret 2021, di No. 8 Huruf (h) pada nomer 2 jelas sekali dikatakan disana bahwa bioskop boleh beroperasi dengan pembatasan jam operasional. Namun hingga kini masyarakat belum juga belum bisa menikmati hiburan tersebut, meskipun di kota tetangganya Solo sudah memberi izin untuk buka.

Tetapi menjadi aneh ketika para pengusaha tidak mengetahui ataupun kurang mendalami SE Bupati tersebut, papar BRM.Kusumo Putro SH., MH. Ketua Aliansi Masyarakat Untuk Akuntabilitas Kebijakan Publik (AMAKP) Jawa Tengah, Kamis (18/3/2021), terkait operasional gedung bioskop, bahwa masih menunggu approval (persetujuan) dari Bupati Sukoharjo, ini menunjukkan bahwa kurangnya sosialisasi dari Pemkab. Sukoharjo melalui dinas terkait kepada pengusaha dan masyarakat di wilayah Kabupaten Sukoharjo tentang SE tersebut,

“Buktinya management The Park Mal saja sampai tidak tahu adanya SE tersebut, oleh karena itu sebaiknya Bupati Sukoharjo segera melakukan evaluasi kepada Dinas bersangkutan terkait hal ini,” ujar Kusumo.

Maka guna untuk secepatnya menggerakkan ekonomi di sektor hiburan dan wisata belanja, menerapkan beberapa fase pembukaan tatanan kehidupan baru khususnya di tempat-tempat usaha yang menggerakkan roda perekenomian dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan ketat dan pengawasan serta evaluasi secara menyeluruh.

Sementara drop nya okupansi di mal, berdampak signfikan terhadap pendapatan dan keberadaan tenant yang berada di pusat perbelanjaan modern di Sukoharjo seperti The Park Mall, Hartono Mall Solo Baru dan Transmart Pabelan.

Dan bioskop merupakan salah satu tempat hiburan dan daya tarik pengunjung untuk datang ke mal, sehingga akan terjadi multiplier efek, tingat kunjungan tinggi secara otomatis berpengaruh pada nilai transaksi yang terjadi.

“Bupati Sukoharjo untuk sesegera mungkin mengeluarkan ijin agar Bioskop XXI di The Park Mall Solobaru dan Cineplex di Hartono Mall serta CGV di Transmart untuk diizinkan membuka kembali usahanya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” papar Kusumo.

Sebagai contoh di kota Jogja, Cinema XXI semua boleh buka, bahkan di mal besar Ambarukmo Plaza juga diperbolehkan buka, meskipun mengurangi jam tayangnya dan tetap dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang sangat ketat.

“Bahkan pada saat PPKM tahap Pertama dan tahap Kedua diberlakukan dan ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, Bioskop XXI di kota Jogja tetap kuka dan operational hingga hari ini,” jelas Kusumo.

Lebih lanjut di terangkan Kusumo, bahwa selama bioskop beroperasi selama pandemi di Jogja hingga kini belum pernah ditemukan penularan klaster bioskop di kota Jogja, Ini artinya masyarakat Indonesia sudah sangat paham betul, terlatih dan sudah terbiasa serta sangat peduli kepada diri sendiri dan orang lain untuk menjaga kesehatan dan bagaimana menjalankan dan mematuhi Protokol Kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah selama 1 tahun ini diberlakukan di seluruh Indonesia selama Pandemi Covid-19 melanda negeri ini.

“Semoga Bupati Sukoharjo bersikap bijak dan segera mengeluarkan izin memperbolehkan Seni Pertunjukan Bioskop di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukoharjo membuka usahanya agar masyarakat kembali bisa menikmati hiburan,” secara tegas pria yang saat ini menempuh studi S3 Ilmu Hukum di Universitas Islam Sultan Agung Semarang, mengulang himbauannya. Semoga Ekonomi Segera Bangkit dan Pulih Kembali!. (ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *